Home » » Banten akan bangun sekolah kejuruan film dan televisi

Banten akan bangun sekolah kejuruan film dan televisi

Written By Dino Cerata on Senin, 26 November 2012 | 06.50

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Banten akan bangun sekolah kejuruan film dan televisi
Nov 26th 2012, 14:17

Rano Karno. (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

Kalau membuat satu sinetron saja membutuhkan sedikitnya 60 kru, coba jika dikalikan dengan 16 stasiun televisi. Artinya, penyerapan tenaga kerja di TV itu amat banyak,"

Berita Terkait

Serang (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Banten berencana membangun sekolah menengah kejuruan film dan televisi pada 2013.

Wakil Gubernur Banten Rano Karno di Serang, Senin, mengatakan keberadaan sekolah tersebut penting dalam upaya menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pemahaman bagi masyarakat di Banten tentang dunia `broadcasting` dan sinematografi.

Apalagi, di Indonesia saat ini ada 16 stasiun televisi yang setiap hari beroperasi 24 jam.

"Kalau membuat satu sinetron saja membutuhkan sedikitnya 60 kru, coba jika dikalikan dengan 16 stasiun televisi. Artinya, penyerapan tenaga kerja di TV itu amat banyak," kata Rano Karno usai menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten dalam rangka penjajakan sinematografi untuk tingkat SMK yang di Pendopo Gubernur Banten.

Menurut Rano, rencana diadakannya jurusan sinematografi bagi SMK di Banten merupakan langkah yang seharusnya diambil untuk memberikan pemahaman dini bagi generasi muda tentang dunia sinematografi.

"Saya ingin siswa SMK yang lulus dari sekolah Sinematografi, betul-betul bekerja sesuai dalam bidangnya seperti di stasiun TV," kata Rano.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina mengatakan, rencana SMK Kejuruan Film dan Telivisi di Banten akan dibangun di SMA Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang karena sekolah tersebut milik Provinsi Banten dan lahan yang ada masih cukup luas.

"Kami belum tentukan nama sekolah tersebut, apakah nanti kita sebut SMK Sinematografi atau SMK Multimedia atau SMK Seni. Tetapi didalamnya ada ragam bidang yang berkaitan dengan itu," kata Hudaya.

Menurut Hudaya, sekolah program Multimedia tersebut akan direalisasikan pada 2013, untuk tahap awal akan menerima sekitar 20 hingga 40 siswa.

(M045/N002)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger