Jakarta (ANTARA News) - Sastrawan Arswendo Atmowiloto menyatakan bahwa kebanyakan museum di Indonesia tidak menarik untuk dikunjungi.
"Museum di Indonesia ini empret, tidak bisa menarik pengunjung. Pengunjung pun datang karena disuruh atau dipaksa mungkin," ujar dia saat diskusi pada acara "Gelar Museum Nusantara 2012" di Jakarta Convention Centre, Kamis.
Menurut Arswendo, seharusnya ada nilai-nilai yang harus diterapkan di museum sehingga museum ini menjadi menarik.
"Bantu pengunjung untuk tidak hanya mempelajari tumpukan benda-benda tua di museum, tapi pelajari juga pembuatnya bahkan peradabannya," ujar Arswendo.
Lebih lanjut Arswendo mengatakan bahwa salah satu hal yang akan menarik minat pengunjung adalah gimmick di dalam museum.
Arswendo pun memberi contoh museum Shakespeare yang berlokasi di Inggris Raya.
"Museum ini lucu, gedungnya itu bekas rumah kekasih gelap si penyair, ditunjukkan pula ruang tempat mereka memadu cinta, ini kan jelas menarik banyak pengunjung," ujar Arswendo.
Namun dia juga menekankan, bahwa gimmick tersebut berfungsi untuk menstimulasi pengunjung agar dapat memahami kreatifitas dan jiwa pada benda yang dianggap mati itu.
(M048)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar