Home » » Angkatan Pertama SM-3T Siap Jadi Guru Masa Depan

Angkatan Pertama SM-3T Siap Jadi Guru Masa Depan

Written By Dino Cerata on Rabu, 21 November 2012 | 08.19

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Angkatan Pertama SM-3T Siap Jadi Guru Masa Depan
Nov 21st 2012, 16:19

Angkatan Pertama SM-3T Siap Jadi Guru Masa Depan

Penulis : Ali Sobri | Rabu, 21 November 2012 | 22:55 WIB

Dibaca:

KOMPAS.com/Ali Sobri Angkatan pertama Program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) akhirnya lulus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) untuk angkatan pertama akhirnya rampung. Sekitar 2.479 alumni SM3T ini siap mengikuti program Pendidikan Profesi Guru Terpadu (PPG-T) yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemdikbud, Supriadi Rustad, mengatakan bahwa alumni SM-3T disiapkan untuk menjadi guru masa depan dengan sistem perekrutan terpadu. Mereka menjadi bagian dari program Maju Bersama Mencerdaskan Bangsa (MBMI) yang bertujuan mempercepat pembangunan pendidikan di daerah terdepan, terluar dan tertinggal dengan ditugaskan di provinsi dan daerah-daerah yang sudah ditentukan selama 6-12 bulan.

"Dengan ini kami sosialisasikan kepada masyarakat bahwa inilah para alumni SM-3T. Dimana mereka mengikuti program ini adalah dalam rangka pelatihan sebelum menjadi guru," katanya di Hotel Prasada Mansion, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2012).

Dalam uraiannya, Supriadi mengharapkan semangat para pendidik muda ini dalam memajukan pendidikan di daerah-daerah pelosok nusantara ditularkan ke angkatan selanjutnya. Dengan transfer semangat yang lebih baik kepada angkatan selanjutnya yang lebih banyak dari segi jumlah, Supriadi optimistis, kekurangan guru bisa teratasi dan pemerataan pendidikan dapat segera tercapai.

"Lulusan SM-3T angkatan pertama ini ada sekitar 2.400-an guru, dan mereka semua sudah ditarik kembali, dan akan digantikan oleh angkatan selanjutnya yaitu sekitar 2.700 sarjana pendidik. Pada angkatan pertama jumlah kabupatennya ada 17. Sekarang semakin meluas yaitu 34 kabupaten," katanya.

Tak hanya mengajar

Para pendidik muda ini, nantinya bukan sekadar mengajar di kelas. Mereka juga akan mendidik dan memikirkan fasilitas dan informasi pendidikan apa yang dibutuhkan bagi siswa di daerah tugas SM-3T.

"Guru masa depan ini lebih luas dari mengajar, selain mengajar, mereka juga menjemput siswa yang tidak hadir sekolah, berkoordinasi dengan dinas terkait soal fasilitas dan bahkan berkoordinasi dengan pemerintah setempat," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, para peserta program SM-3T adalah sarjana pendidikan yang telah mengikuti tes secara nasional terlebih dahulu. Tes dilakukan secara daring tanpa dipungut biaya. Menurut Supriadi, program ini merupakan bentuk pengabdian yang juga merupakan bagian dari komponen profesi guru.

Selain berperan sebagai tenaga pendidik, para sarjana pendidikan juga diberdayakan untuk memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger