Home » » Yogyakarta Menghargai Modifikasi Bukan dari Angka

Yogyakarta Menghargai Modifikasi Bukan dari Angka

Written By Dino Cerata on Sabtu, 06 Oktober 2012 | 05.51

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Yogyakarta Menghargai Modifikasi Bukan dari Angka
Oct 6th 2012, 12:51

Yogyakarta, KompasOtomotif – Kustomfest akan terus diselenggarakan di Yogyakarta dan tidak akan berpindah markas, atau singgah di berbagai kota. Pagelaran seni sekaligus modifikasi ini di Kota Gudeg ini menjanjikan aura yang semakin kentara dan diproyeksikan sebagai event internasional untuk mempromosikan pariwisata.

Lulut Wahyudi, penyelenggara event, dengan tegas menjelaskan bahwa kota ini adalah gudangnya apresiasi terhadap seni. Masyarakat Yogyakarta lebih memandang sebuah kustom dari sisi seni dan nilainya yang tinggi, bukan harganya. "Kalau di kota lain lihat modifikas, banyak yang bertanya soal harga. Kalau di Yogya, pertanyaannya lebih ke bagaimana membuatnya, dan nilai seninya," bebernya disela-sela pameran (6/10).

Hampir dua tahun riset dilakukan demi menggelar Kustomfest 2012. Lulut pun menyambangi berbagai festival serupa yang diadakan di Thailand, Jepang, Malaysia, Australia, hingga Amerika. Namun, pria berkacamata itu buru-buru bilang kalau event ini tak sekadar mengkopi. "Kami ingin Kustomfest Indonesia banget dengan mengangkat budaya juga," urainya.

Dukungan Pemerintah

Gayung bersambut. Kustomfest akan dijadikan sebagai event internasional di tahun-tahun mendatang dengan dukungan yang mengalir dari Pemerintah setempat. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, Tazbir S.H, M.Hum, menegaskan bahwa event ini adalah produk industri kreatif yang akan berdampak pada sektor pariwisata daerah.

"Ini adalah modal, dan tahun depan harus ada negara-negara lain yang mengikuti event ini. Entah itu Jepang, Malaysia, atau Thailand. Sayang kalau hanya nasional, Kustomfest harus di-internasional-kan. Kami akan suport," ujar Tazbir dalam konferensi pers hari ini, (6/10) di Jogja Expo Centre.

Dari penjelasan Tazbir, Disparta DIY membutuhkan lebih banyak event untuk mendongkrak pariwisata daerah. Kekayaan budaya sudah dipunyai Yogyakarta, dan event otomotif akan menambah marak serta menarik wisatawan. "Kendala kita sekarang bandaranya masih tidak memungkinkan. Nanti kalau bandara baru di Kulonprogo sudah siap, kami akan promosikan lebih besar event-event seperti ini di luar negeri," jelasnya.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger