Tokyo, KompasOtomotif - Toyota mengumumkan melakukan kampanye perbaikan massal terhadap 7,4 juta produknya di seantero jagad. Langkah ini diambil menyusul adanya kerusakan pada saklar power window. Pelumasan di sistem sisi pengemudi tidak sesuai hingga menimbulkan adanya gesekan. Akibatnya dapat merusak komponen tersebut dan menimbulkan asap.
"Inisiatif ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,"ujar Shino Yamada, juru bicara Toyota seperti dilansir Inautonews, tadi malam (10/10). Berdasarkan laporan, tidak ada kerusakan fatal atau insiden akibat gejala tersebut. Kampanye ini termasuk yang terbesar yang pernah dilakukan produsen di dunia setelah Ford yang me-recall 7,9 juta unit pada 1996.
Secara rinci beberapa negara tersebut antara lain China (1,4 juta), Amerika Serikat (2,47 juta) dan Eropa (1,39 juta). Di Jepang, terdapat 459.300 unit termasuk Vitz yang diproduksi antara 2006 dan 2008. Selain itu untuk pasar Australia dan Asia total 650.000, Timur Tengah 490.000, Kanada 240.000 dan negara lain 330.000.
Di luar Jepang, model yang dipanggil untuk melakukan perbaikan adalah Yaris, Matrix, Camry, Vios, RAV4, Corolla, Tundra, Highlander, Sequoia, xB dan xD. Masa produksi antara 2005 hingga 2010.
Terkait kondisi tersebut, Toyota Indonesia saat ini tengah melakukan koordinasi. "Kami sedang mengonfirmasi ke Jepang perihal recall ini. Begitu ada informasi pasti kita kabarkan segera," ujar Widyawati Soedigdo, General Manager Corporate Planning dan Public Relation PT Toyota Astra Motor saat dihubungi KompasOtomotif malam tadi (10/10).
0 komentar:
Posting Komentar