Detroit, KompasOtomotif – Setelah awal mengecewakan tahun ini, Nissan akhirnya mengakui kalau Leaf sedang "terjun bebas" dari ekspektasi penjualan. Target tahun ini, mobil listrik itu terjual 20.000 unit. Kenyataannya, angka yang berhasil dibukukan cuma seperempatnya. Padahal di 2011, Leaf cukup sukses hingga membuat Nissan menaikkan target tahun ini.
Hingga September, Nissan hanya berhasil menjual Leaf 5.212 unit, yang berarti turun 27,8 persen dari periode yang sama tahun lalu. Ini jelas membuat Nissan mengangkat bendera putih untuk mengejar target 20.000 unit. "Kami sedikit kecewa. Hasil penjualan ternyata tidak sekuat yang kami harapkan," ujar Andy Palmer, Excecutive Vice President Product Planning Nissan kepada The Detroit News.
Sementara itu, kompetitor utama Nissan Leaf, Chevrolet Volt, membukukan penjualan bulanan terbaik sejak diluncurkan. September lalu, Volt terjual 2.851 unit dan membuat total penjualan hinga September mencapai 16.348 unit, naik 300 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.
Tampaknya Volt memang lebih unggul dari Nissan Leaf. Namun sebenarnya, target Chevrolet tahun ini adalah menjual Volt 45.000 unit. Jadi, sebenanya di mata Nissan, Chevy berhasil "membabat" penjualan Leaf, meski Volt harus bekerja ekstra meraih target.
0 komentar:
Posting Komentar