Solo (ANTARA News) - Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2012 terpilih sebagai Lembaga Penelitian Perguruan Tinggi Mandiri.
"LPPM UNS sebagai salah satu di antara 10 LPPM Perguruan Tinggi yang mandiri di Indonesia di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat," kata Kepala LPPM UNS Prof Dr Sunardi, MS di Gedung LPPM UNS, Kampus Kentingan Solo, Jawa Tengah, Rabu.
Ia mengatakan sebelum terpilih sebagai lembaga mandiri, dana penelitian harus dikompetisikan di tingkat pusat. Dosen peneliti atau pengabdian masyarakat mengirim ke Direktorat Perguruan Tinggi (Dikti) kemudian Dikti yang menyeleksi.
Namun sejak menjadi mandiri, lanjutnya, dana Dikti langsung masuk ke rekening universitas menurut prestasi masing-masing. Lalu oleh Dikti, pihak perguruan tinggi diberi wewenang untuk menyeleksi. Hanya saja konsekuensi perguruan tinggi harus memiliki program unggulan.
"Program unggulan dalam penelitian UNS tahun 2012 ini ada tiga bidang, yakni energi terbarukan, biodiversitas dan ketahanan pangan," katanya menambahkan untuk penelitian yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa dalam tahun ini ada 400 judul.
Menyinggung tentang dana penelitian, ia mengatakan tahun 2012 ada sebesar Rp31 miliar dengan rincian Rp20 miliar dari luar dan Rp11 miliar dari UNS.
Melalui dana yang tersedia tersebut diharapkan dari hasil penelitian itu bisa diterapkan langsung kepada masyarakat dan bisa memberikan nilai tambah ekonomi masyarakat, katanya.
(J005/M028)
0 komentar:
Posting Komentar