Home » » Jagung hibrida UNIB lampaui produksi nasional

Jagung hibrida UNIB lampaui produksi nasional

Written By Dino Cerata on Rabu, 03 Oktober 2012 | 19.22

ANTARA News - Teknologi - Sains
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Jagung hibrida UNIB lampaui produksi nasional
Oct 4th 2012, 00:52

Bengkulu (ANTARA News) - Jagung hibrida temuan para penelitian Universitas Bengkulu bisa memproduksi 11 ton per hektare, mengalahkan produksi jagung nasional 4,5 ton per hektare.

"Dalam teorinya produksi jagung nasional antara 10-11 ton per hektare, namun kenyataannya hanya 4,5 ton," kata peneliti jagung hibrida Universitas Bengkulu (Unib) Suprapto, Kamis.

Ia mengatakan, hasil temuan penelitian Unib saat ini ada tiga jenis yaitu Sp1,Sp2 dan Supra 1, ketiga jenis jagung itu produksinya cukup tinggi dan hanya menggunakan pupuk organik.

Berdasarkan hasil tanam pada lokasi subur yaitu di Rejang lebong dan Kabupaten Kepahiang produksi tiga jenis jagung unggul Unib itu menghasilkan 11 ton per hektare.

Sedangkan bila ditanam pada lahan marginal atau lahan tidak subur varitas ini bisa memproduksi 6,5 ton per hektare.

Produksi tersebut naik hampir tiga kali lipat dari varitas jagung yang ada di Bengkulu yang rata-rata cukup rendah .

Mantan Dekan Fakultas Pertanian Unib itu mengatakan, untuk menghasilkan tiga varitas unggul itu pihaknya mengambil 17 unit sampel jagung.

Dari 17 sampel itu terdiri atas sepuluh sampel produksi pada musim hujan dan sisanya pada musim kemarau di dua provinsi yaitu Bengkulu dan Sumsel.

Jagung hibrida ada tiga karakteristik antara lain tumbuh baik dan menghasilkan pada tanah subur dan perlu perawatan intensif.

Namun tiga varitas jagung hasil temuan tersebut kelebihannya tanpa menggunakan pupuk bahan kimia dan produksinya cukup tinggi.

Dengan temuan itu mudah-mudahan Bengkulu akan menjadi sentra bibit jagung hibrida lebih unggul dari nasional, ujarnya.

Humas Unib Suharyanto mengatakan, hasil tiga jenis jagung penelitian para dosen Fakultas Pertanian itu mulai di salurkan ke petani dan bahkan sudah banyak menghasilkan.

"Bila bibit varitas jagung Unib Bengkulu sudah berkembang secara nasional, mudah-mudahan Indonesia tak perlu pengimpor jagung lagi," ujarnya. (MHE*Z005)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger