Home » » Gerakan Kepri Mengajar dikembangkan di Karimun

Gerakan Kepri Mengajar dikembangkan di Karimun

Written By Dino Cerata on Sabtu, 13 Oktober 2012 | 01.47

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
Gerakan Kepri Mengajar dikembangkan di Karimun
Oct 13th 2012, 06:55

Tanjungpinang (ANTARA News) - Gerakan Kepri Mengajar yang dilaksanakan Komunitas Bakti Bangsa dikembangkan di Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

"Kami sudah membentuk `Gerakan Karimun Mengajar`. Program itu akan dikelola dan dilaksanakan oleh beberapa mahasiswa dari Universitas Karimun," kata Dewan Pembina Komunitas Bakti Bangsa, Iskandarsyah, yang juga Wakil Ketua DPRD Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu.

Komunitas Bakti Bangsa yang dikelola belasan mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji, sejak April 2012 telah melaksanakan prrogram pendidikan gratis di Tanjung Kapur, Kabupaten Bintan, serta Kampung Kelam Pagi Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Puluhan pelajar sekolah dasar dari keluarga tidak mampu mendapat pendidikan gratis dari aktivis yang melaksanakan program Gerakan Tanjungpinang Mengajar dan Gerakan Bintan Mengajar itu.

Kini aktivis Komunitas Bakti Bangsa Karimun akan melaksanakan program tersebut di Tanjung Batu, Karimun. Mereka akan memberi pendidikan gratis kepada anak-anak usia sekolah dasar yang belum beruntung duduk di bangku sekolah dan juga anak-anak sekolah dasar dari keluarga yang kurang mampu.

Para pengajar muda dari Komunitas Bakti Bangsa akan menumbuhkan semangat anak-anak yang dididiknya untuk giat belajar. Selain itu, mereka juga akan membina anak-anak tersebut agar tumbuh menjadi pelajar yang memiliki moral yang baik dan melaksanakan perintah agama.

"Ini merupakan gerakan moral yang dilakukan mahasiswa yang memiliki rasa solidaritas yang tinggi. Gerakan ini sebagai bentuk perhatian dan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujarnya.

Sementara itu, aktivis Komunitas Bakti Bangsa Karimun, Ari, mengatakan, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak dini. Gerakan Karimun Mengajar diharapkan dapat menyadarkan masyarakat Karimun, terutama dari kalangan yang kurang mampu agar memperhatikan pendidikan anak-anaknya.

Gerakan ini dapat mempertegas bahwa sekolah bukan hanya milik orang kaya, melainkan seluruh bangsa Indonesia.

"Pendidikan dan semangat yang diberikan pengajar muda juga diharapkan mampu mengikis persepsi sebagian masyarakat yang kerap mendekatkan kemiskinan dengan kebodohan," katanya yang juga mahasiswa Universitas Karimun.***3***

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger