Dearborn, KompasOtomotif — Biasanya, serat karbon digunakan pada mobil balap atau kendaraan sport bertenaga besar. Ford pun memanfaatkan bahan ringan tersebut pada kendaraan hibrida dan listriknya sebagai upaya meningkatkan ekonomi bahan bakar. Keuntungan lain, biaya produksi bisa ditekan dan bobot kendaraan pun jadi ringan.
Pemakaian serat karbon oleh Ford ini tercatat sebagai langkah pertama manufaktur mobil Amerika. Bagian yang diganti adalah kap mesin dengan harapan di akhir dekade ini produk tersebut mampu memangkas paling tidak 339 kg. Dan, untuk mewujudkannya, Ford menggandeng Dow Automotive System untuk mengembangkan cara praktis dan terjangkau agar dapat memproduksi serat karbon berkelas dalam kapasitas besar.
"Bukan satu hal yang baru bahwa mengurangi bobot bisa memberikan kontribusi terhadap efisiensi bahan bakar. Namun, hingga saat ini belum ada cara praktis dan terjangkau untuk menggunakan serat karbon di kendaraan dalam kapasitas yang besar. Dan, saat ini pihak kami sedang menjalani proses pengadaan komponen tersebut," terang Inga Wehmeyer, Advanced Materials and Processes Research Engineer, Ford European Research Center.
0 komentar:
Posting Komentar