Home » » Film Dokumenter Indonesia Diapresiasi Dunia

Film Dokumenter Indonesia Diapresiasi Dunia

Written By Dino Cerata on Kamis, 18 Oktober 2012 | 07.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Film Dokumenter Indonesia Diapresiasi Dunia
Oct 18th 2012, 14:02

Film

Film Dokumenter Indonesia Diapresiasi Dunia

Penulis : Ester Lince Napitupulu | Kamis, 18 Oktober 2012 | 18:59 WIB

Dibaca:

JAKARTA, KOMPAS.com - Film dokumenter "Negeri di Bawah Kabut" dinominasikan sebagai film dokumenter terbaik di Jerman dan ajang Asia Pasific Screen Award. Setelah diputar pertama kali di  Dubai International Film Festival 2011  dan meraih Special Jury Prize , "Negeri di Bawah Kabut" (The Land Beneath the Fog) akan kembali berkompetisi di festival internasional. Kali ini film dokumenter yang berkisah tentang dua keluarga petani di Desa Genikan, sebuah desa di lerenggunung Merbabu, tersebut akan bersaing di  55th International Leipzig Festival Goethe-Institut for Documentary and Animated Film (Dok-Leipzig),  festival film dokumenter dan animasi terbesar di Jerman yang sangat terkemuka di dunia.

Dengan seleksi yang ketat, dari 2.847 film yang didaftarkan 113 negara, terpilih 84 film dokumenter dan 114 film animasi pendek untuk diputar selama 29 Oktober- 4 November 2012. Kehormatan bagi "Negeri di Bawah Kabut" dapat bersaing di seksi International Young Documentary Talent , sebuah seksi yang ditujukan untuk sutradara yang baru membuat satu feature film. Selain Dok-Leipzig, film yang diproduksi atas dukungan  Goethe Institut Indonesien, Ford Foundation, Dewan Kesenian Jakarta  dan BluPost Asia , ini juga akan diputar di lima festival film pada bulan Oktober sampai Desember tahun ini.

Kelima festival itu antara lain  Balinale International Film Festival, Hanoi International Film Festival, Luang Prabang Film Festival, Hurghada Asian Film Festival, dan ChopShots Documentary Film Festival South East Asia . Kabar baik juga datang dari panitia  Asia Pasific Screen Award (APSA)  yang menyertakan "Negeri di Bawah Kabut" sebagai nomine film dokumenter panjang terbaik. APSA—yang juga dikenal sebagai Oscar Asia Pacific—adalah sebuah inisiatif budaya yang digagas di tingkat global, yang mengangkat keunggulan sinematik dan keragaman budaya dari kawasan Asia-Pacific, sebuah kolaborasi unik antara  UNESCO dan International Federation of Film ProducersAssociations (FIAPF). Penyerahan penghargaan akan dilaksanakan di Brisbane Australia pada 23 November 2012. Acara ini akan disiarkan langsung dari Queensland Performing Arts Centre, dapat juga ditonton langsung melalui website resmi APSA.

Editor :

Tjahja Gunawan Diredja

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger