Wolfsburg, KompasOtomotif - Volkswagen AG yang sempat dilaporkan sebagai merek paling kebal dari krisis Eropa, akhirnya menyerah. Raksasa mobil Jerman itu terpaksa memangkas target penjualan di pasar Eropa Barat dari 250.000 unit yang pernah dilansir Handelsblatt bulan lalu menjadi 140.000 unit.
"Tentatif grup VW menjual lebih banyak tahun ini ketimbang tahun lalu. Tapi, dengan kebijakan itu menjadi lebih sedikit dari target semula. Kami berfikir maksimum 140.000 unit," Head Works Council VW Group Bernd Osterloh kepada media lokal Jerman Handelsblatt, dikutip autonews (4/10/2012). Pada waktu yang sama, VW juga menyatakan tidak berharap ada "rebound" dari pasar otomotif di Eropa dalam satu sampai dua tahun ke depan.
Dengan penurunan target, VW juga dipastikan berencana mengurangi kapasitas produksinya tahun ini. Dari dokumen internal VW, Handelsblatt melaporkan salah satu direksi Michael Macht yang bertanggung jawab pada produksi memprediksi 9,4 juta kendaraan akan dirakit tahun ini, termasuk merek truk seperti MAN dan Scania. Jumlah ini turun 0,3 juta unit dari target sebelumya.
Grup VW belum mengendurkan ambisinya menggeser General Motors dari peringkat kedua terbesar di dunia. Pada 2018, VW juga berniat terus meningkatkan penjualan sampai 10 juta unit dibandingkan pencapaian tahun lalu yakni 8,36 juta unit.
0 komentar:
Posting Komentar