Home » » Mendikbud: Jangan Sekadar Hafal Sila Pancasila

Mendikbud: Jangan Sekadar Hafal Sila Pancasila

Written By Dino Cerata on Minggu, 30 September 2012 | 21.37

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Mendikbud: Jangan Sekadar Hafal Sila Pancasila
Oct 1st 2012, 04:37

Mendikbud: Jangan Sekadar Hafal Sila Pancasila

Penulis : Indra Akuntono | Senin, 1 Oktober 2012 | 10:46 WIB

Dibaca:

ANTARA/Lucky.R

Seorang guru menerangkan makna Pancasila kepada murid ketika berlangsung proses belajar-mengajar di SDN Tangerang 12, Banten, Jumat (30/9). Para guru diharapkan mampu memberikan pemahaman makna Pancasila untuk menjaga keutuhan bangsa kepada para murid sejak dini.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terjebak pada formalitas pendidikan Pancasila dengan hanya menghafal seluruh sila tetapi tidak mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

"Jangan terjebak pada formalitas, harus fokus dan mengimplementasikan value-nya, dan ini terus kita tata," kata Nuh seusai menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Senin (1/10/2012).

Sejalan dengan itu, Nuh mengatakan, mata pelajaran terkait Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan akan lebih digalakkan dalam kurikulum pendidikan nasional baru yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2013-2014, termasuk standar kompetensi kelulusan (SKL) yang ingin dicapai dari penanaman mata pelajaran Pancasila.

"Misalnya siswa lulusan SD, apakah hanya sekadar bisa menghafal semua sila? Tentunya tidak. Makanya sedang kita formulasikan semuanya," ujar Nuh.

Nuh juga menyampaikan, Pendidikan Pancasila harus ditanamkan di semua jenjang pendidikan karena sebagai ideologi, Pancasila merupakan tonggak besar untuk memperkokoh nilai kebangsaan yang membuat setiap warga negara tidak mudah terombang-ambing.

"Ini bagian dari kerahmatan yang harus kita pertahankan. Nilai dari Pancasila itu sangat urgen sekali. Di tengah terpaan nilai yang semakin kuat, internalisasi Pendidikan Pancasila menjadi penting untuk dilakukan," tandasnya.

Evaluasi dan perombakan kurikulum pendidikan nasional terus dilakukan oleh tim dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud bersama sejumlah pakar pendidikan nasional. Rencananya, Pendidikan Pancasila akan lebih ditonjolkan dan didesain sebagai satu mata pelajaran sendiri. Evaluasi kurikulum akan segera selesai dilakukan menyusul masuknya masa uji publik sebelum Februari 2013.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger