Home » » Delapan PTN Belajar Aplikasi Keuangan di ITS

Delapan PTN Belajar Aplikasi Keuangan di ITS

Written By Dino Cerata on Rabu, 26 September 2012 | 05.50

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Delapan PTN Belajar Aplikasi Keuangan di ITS
Sep 26th 2012, 12:50

Delapan PTN Belajar Aplikasi Keuangan di ITS

Penulis : Agnes Swetta Br. Pandia | Rabu, 26 September 2012 | 18:37 WIB

Dibaca:

SURABAYA, KOMPAS.com — Delapan perguruan tinggi negeri (PTN) yang tengah bersiap menjadi perguruan tinggi badan layanan umum (PT BLU) belajar aplikasi keuangan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS). Langkah itu dilakukan karena hingga kini masih banyak perguruan tinggi yang bermasalah dalam melaporkan keuangannya.

Terkait hal itu, Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Workshop Aplikasi Keuangan BLU selama lima hari di ITS mulai Rabu (26/9/2012).

PTN yang terlibat dalam pelatihan, antara lain Universitas Hasanuddin, Universitas Riau, Universitas Udayana Bali, Universitas Terbuka, Universitas Haluleo, Universitas Sultan Agung Tirtayasa, dan Universitas Andalas. Sementara perwakilan dari Universitas Negeri Jakarta hingga hari ketiga masih belum hadir.

Sebagai salah satu PT BLU, ITS telah lebih dulu sukses menjalankan pengelolaan keuangan BLU sesuai dengan standar akutansi keuangan. Berkat sistem tersebut, ITS dapat menghasilkan laporan keuangan pokok yang terdiri atas laporan posisi keuangan neraca, laporan aktivitas, dan laporan arus kas.

"Dikti menginginkan sistem aplikasi akutansi keuangan ITS diaplikasikan ke universitas lain," ujar Pembantu Rektor II ITS Muhammad Faqih.

Sebelumnya, aplikasi yang diberi nama SIM Keuangan ini telah diuji coba di tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Riau, Universitas Bengkulu, dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa yang lebih dahulu belajar ke ITS.

"Universitas Riau berhasil, sedangkan Universitas Bengkulu dan Universitas Sultan Agung Tirtayasa masih tersendat, meski mulai bisa," katanya.

Kepala Sub Bagian Akutansi Dikti Sawitri Isnandari mengatakan, ITS memang diminta untuk mengembangkan sistem aplikasi ini kepada berbagai perguruan tinggi. Sebenarnya, berbagai universitas telah meminta pembelajaran sejak tahun 2011, namun baru ada kesempatan untuk menindaklanjutinya sekarang.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger