Bogor (ANTARA News) - Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) menggelar seminar nasional tentang konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan plasma nutfah satwa nusantara yang berlangsung di Gedung Kusnoto (LIPI) Kota Bogor, Rabu.
"Salah satu tujuan penyelenggaraan seminar ini untuk menumbuhkan rasa tanggungjawab pemerintah dan masyarakat untuk melakukan konservasi berkelanjutan terhadap plasma nutfah satwa kawasan," Tati Subagyartati, Sekretaris AIPI.
Tati menjelaskan, plasma nutfa satwa kawasan penting untuk pangan, pertanian dan peningkatan status kesehatan serta giri manusia.
Plasma nutfa satwa kawasan juga bermanfaat untuk pengembangan amsyaakat pendesaan dan pelestarian biodiversitas satwa.
Dalam seminar tersebut, lanjut Tati juga bertujuan untuk menghimpun pemikiran untuk mengembangkan metode konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan yang sesuai dengan kondisi usaha beskala kecil, sosial ekonomi masyarakat Indonesia.
"Tentunya dengan tetap memperhatikan aspek teknologi reproduksi, pemuliaan dan pengelolaan usaha plasma nutfahnya," kata dia.
Selain itu juga, lanjut Tatif, seminar tesebut bermaksud menghasilkan antologi hasil kajian AIPI mengenai berbagai masalah yang terkait dengan konservasi dan pemanfaatan plasma nutfah satwa nusantara secara berkelanjutan.
Tati mengatakan,seminar nasional tersebut diikuti para dari lembaga-lembaga yang bekerjasama yaitu AIPI, FKH-IPB dan Puslit Biologi LIPI, ditambah dengan peserta dari berbagai universitas atau perguruan tinggi di Indonesia seperti Univ. Syahkuala, Univ. Lampung, Univ. Indonesia, beberapa PT di Jabotabek, Univ. Padjadjaran, ITB, Univ. Diponegoro, Univ. Airlangga, Univ. Brawijaya, beberapa univ.
Dalam seminar tersebut dipresentasikan beberapa makalah oleh pembicara-pembicara yang pakar ahli dalam bidangnya masing-masing diantaranya, Dr. Lily Prijono (Kepala Puslit Biologi LIPI) memaparkan tentang Satwa Nusantara. Dr. Noviar Andayani dari UI dan Prof. Dr. Jatna Supriatna dari IPD-AIPI/UI menjelaskan tentang Keanekaragaman satwa Nusantara dan sejarah, manfaat dan Konservasinya.
Pemateri berikutnya, materi tentang sumberdaya genetik ternak lokal indonesia dan peran bioteknologi dalam peningkatan mutu genetik ternak sebagai penyedia bibit ternak nasional secara berkelanjutan yang disampaikan oleh Himpunan Ilmuwan Peternakan Indonesia,terdiri dari Prof. Dr. Ir. Muladno (Dep. Ilmu Prod. dan Teknologi Peternakan, Fapet IPB), Dr. Zakaria (Dep. Ilmu Prod. dan Teknologi Peternakan, Fapet IPB), Dr. MSA Zein (Pusat Penelitian Biologi, LIPI), Dr. S. Sulandari (Pusat Penelitian Biologi, LIPI).
"Ada banyak narasumber yang hadir dalam seminar ini," katanya.
Tati menambahkan, seminar nasional dibuka secara resmi oleh Ketua Komis IPD AIPI Prof. Mien A. Yang juga dihadiri Dr. Drh. Srihadi Agungpriyono Dekan FKH-IPB yang membacakan kata sambutan dan pemaparan tentang "Learning from animals".
Seminar tersebut diselenggarakan oleh AIPI dan Komisi Ilmu Pengatahuan Dasar bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan IPB (Kampus Darmaga) dan Pusat Penelitian Biologi LIPI (Cibinong).
(KR-LR/E001)
0 komentar:
Posting Komentar