Home » » 264 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti Olimpiade Sains

264 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti Olimpiade Sains

Written By Dino Cerata on Minggu, 02 September 2012 | 17.19

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
264 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti Olimpiade Sains
Sep 3rd 2012, 00:19

264 Siswa Berkebutuhan Khusus Ikuti Olimpiade Sains

Senin, 3 September 2012 | 06:25 WIB

Dibaca:

Litbang Kemendikbud Olimpiade Sains Nasional XI tahun 2012 digelar di Jakarta dan Bali, 2-7 September.

DENPASAR, KOMPAS.com - Sebanyak 264 siswa berkebutuhan khusus untuk jenjang pendidikan dasar dari 33 provinsi di Indonesia mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Denpasar, Bali.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Prof Dr Musliar Kasim membuka OSN yang dirangkaikan dengan penyerahan Anugerah Pendidikan Inklusif 2012, di Denpasar, Minggu malam.

"Melalui olimpiade ini, kami harapkan dapat menonjolkan sisi-sisi lain kemampuan anak berkebutuhan khusus," kata Musliar Kasim, Minggu (2/9/2012).

Sementara itu Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PPK-LK) Pendidikan Dasar Kemendikbud Dr Mudjito mengatakan OSN ini sebagai motivasi anak berkebutuhan khusus (ABK) agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual.

"Tentunya itu semua berdasarkan norma-norma yang sehat sehingga dapat memacu kemampuan berpikir nalar," ucapnya.

Kategori siswa yang mengikuti OSN pada jenjang pendidikan dasar ini adalah Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) atau SD inklusif dan SMPLB atau SMP inklusif bidang MIPA, teknologi informasi dan kewirausahaan.

OSN, kata dia, diharapkan dapat menjaring peserta didik berkebutuhan khusus yang berprestasi di bidang MIPA, teknologi informasi dan kewirausahaan untuk diberikan kesempatan mengembangkan potensi, minat dan bakat yang dimiliki secara lebih luas.

"Pada dasarnya siswa berkebutuhan khusus pada tiga jenis ketunaan, yakni tunanetra/low vision, tunadaksa, dan tunarungu tidak masalah dengan kecerdasan. IQ mereka begitu juga penyandang autis dapat diasah melalui pembinaan dan pendidikan yang komprehensif dan diberikan kesempatan mengikuti sejumlah even seperti ini," ucapnya.

OSN berlangsung, 2-5 September 2012 di Denpasar, Bali.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger