Home » » Vitamin dan Mineral Bantu Sehatkan Sperma

Vitamin dan Mineral Bantu Sehatkan Sperma

Written By Dino Cerata on Rabu, 29 Agustus 2012 | 07.15

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Vitamin dan Mineral Bantu Sehatkan Sperma
Aug 29th 2012, 14:15

Vitamin dan Mineral Bantu Sehatkan Sperma

Penulis : Indira Permanasari S | Rabu, 29 Agustus 2012 | 20:52 WIB

Dibaca:

SHUTTERSTOCK

Diet dengan cara mengurangi jadwal makan secara drastis karena sudah digantikan dengan obat diet sangat tidak tepat, apalagi jika tiap kali makan dalam porsi yang besar.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pola makan yang mengandung banyak vitamin dan mineral tertentu ternyata dapat meningkatkan kualitas DNA sperma pria berumur.

Dalam sebuah studi yang melibatkan 80 pria sehat berusia 22 tahun hingga 80 tahun, peneliti menemukan bahwa pria berusia di atas 44 tahun yang mengonsumsi paling banyak vitamin C, Vitamin E, dan folat mengalami sekitar 20 persen lebih sedikit kerusakan DNA pada sperma ketimbang mereka yang mengonsumsi sedikit zat gizi mikro tersebut.

Uniknya, asupan lebih tinggi zat gizi mikro tersebut pada pria berusia lebih muda tidak lantas meningkatkan kualitas DNA spermanya. Studi yang dilakukan para peneliti di US Departement of Energys Lawrence Berkeley National Laboratory itu itu telah diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility.

Tampaknya konsumsi lebih banyak zat gizi mikro seperti vitamin C, E, folat, dan seng membantu mengembalikan kualitas sperma pria berusia lebih tua. Sedangkan, konsumsi zat gizi mikro tersebut dalam batasan asupan harian yang dianjurkan akan menyamakan jumlah kerusakan DNA antara pria muda dengan pria berumur, ujar Andy Wyrobek dari Live Science Division di Berkeley Lab seperti dikutip HealthDay, Selasa (28/8).

Andy mengatakan, dengan temuan itu, pria yang berisiko tinggi mengalami kerusakan sperma karena usia dapat melakukan sesuatu untuk memperbaikinya antara lain dengan pola makan atau konsumsi suplemen.

Temuan itu penting seiring meningkatnya jumlah pria di atas 35 tahun yan g berkeinginan mempunyai keturunan. Penelitian-penelitian sebelumnya menunjukkan, seiring dengan bertambahnya usia, terjadi kerusakan sperma yang mengurangi kesuburan pria dan meningkatkan risiko keturunan yang dilahirkan mengalami kerusakan genetik.

Dia berpendapat, masih diperlukan penelitian lebih lanjut kemungkinan konsumsi zat gizi mikro itu berpengaruh kepada kes ehatan anak yang dilahirkan. (HealthDay/INE)  

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger