Rintik Hujan dan Tekad Chris dari Timur Indonesia...
AMBON, KOMPAS.com - Hujan rintik-rintik yang membasahi Ambon tidak menghalangi para pelajar di Ambon, Maluku, untuk mengikuti upacara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan ke-67 Republik Indonesia di sekolahnya masing-masing, Jumat (17/8/2012). Termasuk, Chris Istia, siswa SD Negeri 2 Lateri, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.
Chris dan teman-temannya tidak beranjak sedikit pun dari tempat mereka berdiri meski rintik hujan turun di area sekolah mereka. Upacara tetap berjalan khidmat.
Para pengibar bendera juga tetap terlihat bersemangat menjalankan tugasnya masing-masing. Sebelumnya, mereka memang sudah dilatih dengan baik olah para pembina Pramuka di sekolah mereka.
Keharuan pun meliputi Chris kecil. Siswa kelas VI ini mengungkapkan rasa bangga yang timbul saat mengikuti peringatan detik-detik Proklamasi dalam upacara ini.
"Saya bangga kepada para pahlawan yang berjuang sehingga Indonesia Merdeka pada tahun 1945 sebagaimana pelajaran diberikan para guru," ungkapnya.
Di dalam upacara kali ini, Chris kecil mengaku menetapkan tekad untuk belajar dengan tekun dan mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Chris kecil bahkan sudah menyadari pentingnya kualitas generasi penerus untuk memajukan Indonesia.
"Saya belajar sejarah maupun menonton film perjuangan bangsa Indonesia merebut kemerdekaan dari penjajah itu harus memotivasi generasi muda untuk belajar tekun agar bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas dan berakhlak," tuturnya.
Sementara itu, peringatan detik - detik Proklamasi di jajaran Pemprov Maluku maupun Pemkot Ambon digelar sekitar pukul 07.30 WIT. Barulah upacara yang dipimpin oleh Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu, digelar pukul 10.00 WIT di lapangan Merdeka Ambon.
Editor :
Caroline Damanik
0 komentar:
Posting Komentar