Home » » PSBA UGM menangi "research grant" Jepang

PSBA UGM menangi "research grant" Jepang

Written By Dino Cerata on Jumat, 31 Agustus 2012 | 15.11

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
PSBA UGM menangi "research grant" Jepang
Aug 31st 2012, 21:02

Mereka akan belajar bagaimana model yang dikembangkan oleh UGM dalam program pengurangan risiko bencana akibat gempa bumi dan letusan Gunung Merapi."

Berita Terkait

Yogyakarta (ANTARA News) - Pusat Studi Bencana Alam Universitas Gadjah Mada Yogyakarta memenangi "research grant" atau bantuan penelitian dari Japan Society Promotion of Science.

"Kami mengangkat tema penelitian `Developing Model of University-Community Collaborative Information Management for Evacuation Preparedness in Tourism Destinations: Case Study Kyoto-Japan and Yogyakarta-Indonesia`," kata peneliti Pusat Studi Bencana Alam (PSBA) Universitas Gadjah Mada (UGM) Sudibyakto di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, program riset kolaboratif itu diikuti enam mahasiswa program doktor di Fakultas Geografi UGM dan Asisten Peneliti Muda dari PSBA UGM yang akan berangkat ke Jepang selama sepuluh hari pada 3-12 Oktober 2012.

Selain itu, delapan mahasiswa program doktor dari Ritsumeikan University (Research Center for Disaster Mitigation of Urban Cultural Heritage, DMUCH) Jepang dibimbing Prof Kanegae akan belajar di UGM.

"Mereka akan belajar bagaimana model yang dikembangkan oleh UGM dalam program pengurangan risiko bencana akibat gempa bumi dan letusan Gunung Merapi," kata Sudibyakto yang juga Ketua Tim Proyek Bilateral itu.

Ia mengatakan lokasi yang dipilih adalah daerah tujuan wisata Kotagede, Candi Borobudur, dan Pantai Parangtritis.

Penelitian tersebut diharapkan menghasilkan panduan mitigasi bencana untuk turis yang sedang berkunjung di lokasi wisata, dan daerah-daerah yang berpotensi rawan terhadap bencana alam.

Dalam penelitian itu, kata dia, juga akan dikembangkan bagaimana partisipasi masyarakat di sekitar lokasi wisata mampu mengelola risiko bencana dalam berbagai bentuk kegiatan.

"Kegiatan ini di antaranya akses terhadap potensi bencana, menyusun peta rawan bencana, mengkomunikan risiko di antara pelaku dan masyarakat, menyusun peta jalur evakuasi, dan mengelola risiko bencana yang akan dihadapi," kata Sudibyakto. (B015*H010/M008)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger