Tokyo, KompasOtomotif - Toyota Motor Corporation dan Honda Motor Company berhasil mencatatkan lonjakkan penjualan di pasar domestik Jepang sepanjang Juli 2012. Kedua produsen berhasil memaksimalkan lonjakkan permintaan berkat insentif yang diberikan pemerintah Jepang untuk kendaraan hemat bahan bakar.
Toyota melaporkan produksi domestik Jepang melonjak 30,1 persen menjadi 341.200 unit dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya hanya 262.328 unit. Penjualan mobil hibrida mencapai 176.468 unit, melesat 65,8 persen (dari 106.412 unit) berkat Prius.
Sementara itu, produksi Honda jnaik 24,9 persen menjadi 88.410 unit dari 70.809 unit dan melego 74.606 unit, melonjak tajam 67,6 persen (dari 44.514 unit). Lonjakkan penjualan ditopang oleh Nbox, Fit dan Freed yang makin digemari konsumen Jepang.
Nissan Motor Company, produsen terbesar kedua di Jepang justru mengalami penurunan sampai 7,8 persen atau menjadi 103.107 unit. Nissan sengaja mengurangi produksi karena sedang menyiapkan model baru Note hatchback yang diluncurkan pekan depan. Penjualan mobil di Jepang naik 14,6 persen menjadi 59.936 unit berkat tingginya permintaan terhadap mobil kompak.
Pemerintah Jepang memperpanjang program insentif bernilai 300 miliar yen yang seharusnya berakhir Juli 2012 (dimulai Desember 2011) sampai Januari 2013. Sampai Agustus ini, sisa insentif yang masih bisa dimanfaatkan konsumen tinggal 29,8 miliar yen.
Diperkirakan, nilai insentif ini bakal segera habis Oktober mendatang. Untuk memanfaatkan imomen ini, produsen terus gencar meluncurkan model baru, antara lain Nissan dengan Note dan Toyota yang memasarkan All-New Auris dan Porte.
0 komentar:
Posting Komentar