Home » » Pelajar Nakal, Ingatlah Keringat Ibumu!

Pelajar Nakal, Ingatlah Keringat Ibumu!

Written By Dino Cerata on Rabu, 01 Agustus 2012 | 13.06

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Pelajar Nakal, Ingatlah Keringat Ibumu!
Aug 1st 2012, 20:06

Pelajar Nakal, Ingatlah Keringat Ibumu!

Penulis : Imanuel More | Kamis, 2 Agustus 2012 | 02:18 WIB

Dibaca:

Shutterstock Ilustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaum muda diminta untuk selalu mengingat jasa orang tua yang telah memeras keringat dalam membesarkan mereka. Ingatan akan jasa orang tua akan membuat kaum muda bisa mawas diri untuk tidak terlibat dalam tindakan yang merusak.

"Mahasiswa dan pelajar yang tergolong nakal perlu ingat jasa orang tua, khususnya ibu mereka yang telah bersusah payah membesarkan mereka. Ingat keringat ibumu. Selama mereka ingat jasa-jasa orang tua, insya Allah mereka bisa menjaga sikap, tidak membuat keonaran, terlibat keributan," tutur ustadz Abu Bakar Borgo dalam acara buka puasa bersama di Cilandak, Jakarta Selatan.

Pria yang diberi gelar ustadz kasih sayang itu menyampaikan imbauan tersebut terkait kian maraknya perilaku kekerasan di kalangan remaja. Abu Bakar meyakini, cara yang paling sederhana untuk membangun kesadaran pada setiap manusia adalah mengingat jasa-jasa orang tua. Menurut ustaz yang aktif berdakwah di kalangan "anak nakal" itu, cinta orang tua sangat ampul untuk menobatkan setiap pribadi.

"Tidak ada yang ingin nama baik orang tuanya rusak karena tingkah lakunya," imbuhnya.

 Atas dasar itu, ustaz yang juga pemimpin PT Kelana Tour & Travel ini mengaku lebih suka berdakwah di sekolah dan kampus. Materi yang diberikan bukan hanya sekadar siraman rohani tapi lebih ke atraksi-atraksi fisik demi mengubah karakter seseorang.

Terkait kasus bullying di lembaga pendidikan, Abu Bakar menilai penyebabnya adalah karena timpangnya materi pendidikan. Yang lebih diutamakan dalam pendidikan sekolah saat ini adalah pengajaran akademik. Sementara itu, pembinaan akhlak yang mendapat porsi yang sedikit.

"Kasus-kasus kekerasan di sekolah itu karena pendidikan sekarang berorientasi pada prestasi akademik. Pembentukan akhlak diabaikan. Hasilnya, ya anak-anak muda yang timpang akhlaknya," ujar Abu Bakar.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger