Jakarta, KompasOtomotif – Bukan perakitan, tetapi produksi. Itulah komitmen yang digelontorkan PT General Motors (GM) Indonesia untuk merestrukturisasi pabrik mereka di Pondok Ungu, Bekasi. Proses membangun kembali pabrik yang pernah merakit Opel Blazer itu sudah hampir selesai, dan siap dioperasikan awal tahun depan.
Menurut Presiden Direktur GM Indonesia Marcos Purty, pabrik Pondok Ungu adalah visi ke depan GM Indonesia untuk melayani konsumen Chevrolet di Indonesia. "Kita melakukan apa pun untuk mengejar target operasi tahun depan. Sampai saat ini saya bisa bilang pembangunannya sudah 85 persen," jelasnya kepada KompasOtomotif.
Sejak tahun lalu, GM berkomitmen ingin lebih serius menggarap pasar Indonesia setelah prinsipal mobil asal AS itu menggelontorkan investasi 150 juta dollar AS. Diharapkan dengan investasi sebesar itu, banyak pilihan mobil yang akan diberikan untuk konsumen Indonesia.
Yuniadi Hartono, Direktur Marketing GM Indonesia menyatakan bahwa mobil-mobil yang akan diproduksi di pabrik Pondok Ungu adalah mobil-mobil yang sesuai untuk pasar Indonesia. "Harus ada produk yang diterima, juga harus ada tenaga kerja yang terserap. Kami benar-benar membuka pabrik baru, bukan meneruskan yang lama," tegasnya.
Soal kapasitas produksi, Yuniadi belum bisa memberikan angka, tapi yang jelas angka produksi akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar dan tenaga kerja.
0 komentar:
Posting Komentar