Home » » Nuh dan Kepuasan Rehabilitasi Sekolah

Nuh dan Kepuasan Rehabilitasi Sekolah

Written By Dino Cerata on Sabtu, 11 Agustus 2012 | 23.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Nuh dan Kepuasan Rehabilitasi Sekolah
Aug 12th 2012, 06:02

Indra Akuntono Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh saat melakukan Safari Ramadhan ke SDN 03 Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/8/2012).

BOGOR, KOMPAS.com - Waktu menunjukkan pukul 15.10 WIB, Jumat (10/8/2012), di SDN 03 Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Suasana sore di sekolah itu sangat berbeda. Banyak siswa berkumpul di ruang kelas, meski waktu belajar mengajar telah selesai.

Beberapa spanduk penyambutan terpajang di sudut-sudut jalan. Pertanda akan ada tamu besar ke sekolah ini.

Ya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh meninjau ke sekolah tersebut. Kunjungannya untuk melakukan monitor terhadap perkembangan program rehabilitasi sekolah, sekaligus bagian dari kegiatan Safari Ramadhan yang rutin dilakukan sejak tahun lalu.

Sekitar pukul 15.40 WIB, Mendikbud bersama rombongan tiba di lokasi yang terbilang cukup jauh dari Jalan Raya Cibinong. Dari jalan raya tersebut, diperlukan waktu 15-20 menit untuk menuju sekolah ini. Maklum, jalan menuju lokasi sedikit rusak.

Tak ingin berlama-lama, Nuh langsung meninjau proses rehabilitasi sekolah itu. Didampingi Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Kemdikbud, Ibrahim Bafadal, dan Kepala Sekolah SDN 03 Ciriung, Iim Rohimah,Nuh terlihat kagum dengan pencapaian program rehabilitasi sekolah. 

Satu-persatu kelas ia perhatikan. Mulai tampak depan, samping, hingga ke belakang. Dari atap, dinding, sampai keramik yang digunakan tak luput dari perhatiannya. 

Diujung lorong sekolah, Nuh menghentikan langkahnya. Hal itu diikuti oleh seluruh rombongan yang terdiri dari pejabat di lingkungan Kemdikbud, guru sekolah, siswa, dan beberapa wartawan.

Pandangan dan perhatiannya kali ini terpaku pada beberapa lembar foto yang ditempel rapi di papan pengumuman sekolah. Foto itu merekam perjalanan sekolah sebelum dan setelah direhabilitasi.

Cukup ironis memang. Dulu, kelas-kelas di sekolah ini sangat jauh dari kata layak. Bangunan gedung yang sudah tidak kokoh, kusam, dan lantai tanpa alas adalah bagian dari masa lalunya.

Namun, sekarang, semua dirombak total, enam kelas berdiri kokoh, dengan cat berwarna putih seperti kembali pada kesuciannya. Nuh pun tersenyum.

"Lihat ini (sambil menunjukkan foto). Dibandingkan dulu, kondisi sekolah sekarang jauh lebih baik. Program rehabilitasi telah dilaksanakan dengan baik, di sini, dan di beberapa daerah," ucap Nuh,  setelah melihat foto-foto tersebut.

Sebagai informasi, SDN 03 Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ini menerima bantuan untuk rehabilitasi sebesar Rp 483.150.000. Dana sebesar itu digunakan untuk merehabilitasi enam kelas di sekolah tersebut. Rehabilitasinya sendiri dimulai sejak Mei lalu, dan baru selesai beberapa hari ini.

Sekolah itu awalnya terbagi dalam dua sekolah, yakni SDN 05 dan SDN 03. Namun terakhir dimerger menjadi SDN 03 menyusul adanya bantuan rehabilitasi. 

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger