Home » » Mahasiswa Kurang Mampu di UGM Dapat Sepeda

Mahasiswa Kurang Mampu di UGM Dapat Sepeda

Written By Dino Cerata on Kamis, 30 Agustus 2012 | 21.12

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Mahasiswa Kurang Mampu di UGM Dapat Sepeda
Aug 31st 2012, 04:12

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta memberikan bantuan lima sepeda kepada lima mahasiswa baru yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sepeda-sepeda diserahkan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno melalui orangtua lima mahasiswa tersebut pada pertemuan dengan orangtua mahasiswa baru UGM di Yogyakarta, Kamis (30/8/2012).

Kelima orangtua itu adalah Marcus Susilo, ayah dari Victor Agastya Pramudya Werdana (mahasiswa Kedokteran), Sumijo, ayah dari Evi Kartika Widiaswari (mahasisqwa Teknik Kimia), Sri Ayem, ibu dari Nurdiyanto (Psikologi), Tri Heru Sumaryadi, ayah dari Eko Nur Cahyo Pratomo (Kimia), serta Suparja, ayah dari Briyan Ahmad Suparja (Peternakan).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada orangtua mahasiswa baru yang telah memberikan kepercayaan kepada UGM untuk mendidik putra-putrinya," kata Pratikno.

Ia mengatakan, UGM akan terus menjaga komitmen untuk menyaring generasi muda yang hebat. Proses penyaringan dilakukan dengan mengutamakan kepada siswa dari keluarga sederhana yang memberikan kesempatan untuk terjadi mobilitas sosial.

"Kehidupan Indonesia cukup beragam, begitu pula mahasiswa UGM yang berasal dari berbagai latar belakang sosial. Hal itu akan menjadi warna bagi pendidkan di UGM," ujarnya.

Menurut dia, sebagai upaya untuk menyiapkan 9.753 mahasiswa baru dengan dinamika universitas, mereka diperkenalkan melalui Pelatihan Pembelajaran Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) UGM 2012 bertema Palapa.

"Kegiatan itu bertujuan untuk menyiapkan para mahasiswa agar nanti bisa memecahkan persoalan bangsa dengan sinergi ilmu yang berbeda-beda. Dengan semangat Sumpah Palapa UGM membiasakan agar mereka bisa berinteraksi antarilmu yang berbeda," katanya.

"Selain itu, UGM juga meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga miskin mau pun yang berasal dari daerah terluar (perbatasan) Indonesia. UGM juga terus meningkatkan kerja sama dengan lembaga-lembaga pemberi beasiswa," paparnya.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger