Jakarta, KompasOtomotif – Sebagai taksi, KIA Cerato punya fitur jauh di atas kompetitor sekelasnya. Paling tidak, dari tampilan begitu stylish dengan garis lubang udara khas KIA yang baru serta sporty dan aerodinamis. Desain ciamik itu berlanjut hingga buritan yang terhubung lewat garis tegas pada bodi.
Selain bertampang ganteng, mobil ini diklaim bertenaga dan irit bahan bakar sebagai syarat utama sebuah taksi. Menggendong mesin CVVT 1.600 cc DOHC, KIA Cerato bisa mengeluarkan tenaga 125 PS di putaran mesin 6.300 rpm dan torsi 15,9 kgm pada rpm 4.200.
PT KIA Mobil Indonesia (KMI) sudah melakukan pengujian konsumsi bbm, dan hasilnya KIA Cerato cukup mumpuni untuk dipakai sebagai taksi. Dalam kondisi jalanan Jakarta yang serba tak terduga, konsumsi bbm KIA Cerato mencapai 1:14 (1 liter bensin menempuh 14 km). Angkat itu didapat dari transmisi manual enam percepatan (pertama di Indonesia) dengan perbandingan gigi (gear ratio) pendek-pendek, membuat Cerato tak pernah ngos-ngosan di semua putaran.
Karena predikatnya sedan medium, Cerato punya kabin dan bagasi lebih lega dibanding kompetitor. Setir bisa dinaik-turunkan (tilt steering) untuk memberi kenyamanan pada pengemudi.
"Survei membuktikan bahwa pengemudi taksi tidak cukup mendapat perhatian. Fitur kenyamanan di KIA Cerato membantu pengemudi taksi reguler tak cepat lelah," jelas Harry Yanto, Marketing Support Manager KMI.
Pembuka jendela engkol pun dianggap tidak musim lagi. Meski hanya untuk taksi, KMI tetap menyertakan power window, electric mirror, dan central lock. Cerato taksi juga say good bye dengan pelek kaleng. Pertimbangannya, menjaga nilai jual kembali yang selama ini dianggap sangat penting untuk pengusaha taksi.
0 komentar:
Posting Komentar