BANDUNG, KOMPAS.com - Pelajaran sains di sekolah cenderung monoton dan membosankan. Namun, tak demikian pengalaman berkunjung ke RITech Expo di Sasana Budaya Ganesha, Bandung yang digelar tanggal 8-11 Agustus 2012.
Para pelajar yang mengunjungi pameran ini menuturkan bahwa lewat RITech Expo, sains bisa dikomunikasikan dengan lebih menyenangkan. Di booth PP Iptek Taman Mini Indonesia Indah misalnya, siswa bisa belajar banyak hal.
Booth PP Iptek menyuguhkan permainan yang sekaligus memberikan pengetahuan. Salah satu wahana di booth ini adalah Generator Van De Graf yang bisa membuat rambut spiky tanpa gel dengan meletakkan tangan di bagian bola logam. Wahana ini mengajarkan soal listrik.
Wahana lain yang juga terdapat adalah permainan menebak tanggal lahir. Wahana ini mengajak para siswa menguak misteri matematika, bagaimana menemukan tanggal lahir dengan bilangan biner.
Raiza Nafish, siswa SMP Negeri 2 Bandung, menuturkan, "Kalau saya yang paling menarik adalah penentuan tanggal lahir. Kok bisa menemukan tanggal lahir cuma pakai tebak-tebak angka."
Sementara, Desy Nur Aysha dari SMA Negeri 6 Bandung yang ditemui saat pameran mengatakan, "Yang bisa bikin rambut berdiri itu menarik. Kita belajar soal listrik-listrik gitu."
Selain dua wahana itu, wahana lain yang juga terdapat adalah "Pola Berubah" yang mengajak siswa belajar soal mata serta "Uji Konsentrasi" yang membuat siswa memahami pentingnya latihan untuk keberhasilan.
Desy dan Raiza sepakat bahwa model pembelajaran sains lewat permaianan lebih menyenangkan. "Di sini kita bisa praktek dengan alat-alat. Kalau di sekolah kebanyakan hanya teori saja," kata Raiza.
0 komentar:
Posting Komentar