Home » » Bantuan Operasional Pendidikan DKI Jakarta Sangat Kecil

Bantuan Operasional Pendidikan DKI Jakarta Sangat Kecil

Written By Dino Cerata on Kamis, 09 Agustus 2012 | 01.01

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Bantuan Operasional Pendidikan DKI Jakarta Sangat Kecil
Aug 9th 2012, 08:01

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Divisi Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri menilai, dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Provinsi DKI Jakarta masih sangat kecil. Penilaian itu, menurutnya, setelah membandingkan BOP dengan postur APBD DKI Jakarta dalam kurun lima tahun, 2007-2012.

Febri menjelaskan, APBD DKI Jakarta 2007-2012 mencapai RP 138 triliun. Dari dana sebesar itu, pos anggaran Bantuan Operasional Provinsi (BOP) untuk sekolah hanya Rp 40 miliar setiap tahunnya.

"Rp 40 miliar dikali lima tahun hanya Rp 200 miliar. Sangat kecil, padahal jika ditotal, APBD-nya mencapai Rp 138 triliun," kata Febri kepada Kompas.com, Kamis (9/8/2012), di Jakarta.

Persoalan besar kecil alokasi anggaran pendidikan, menurutnya, tergantung komitmen pejabat terkait untuk lebih pro terhadap pendidikan di daerahnya. Apalagi, pasca digulirkannya Program Pendidikan Gratis 12 Tahun oleh Pemprov DKI Jakarta.

"Ini soal komitmen saja, kenapa anggaran pendidikan kecil, dan baru digulirkan sekarang," kata Febri.

Menyusul bergulirnya Program Pendidikan Gratis 12 Tahun, Pemprov DKI Jakarta akan meningkatkan dana untuk BOP. Pendidikan dasar dan menengah dijamin gratis, berikut ancaman sanksi bagi sekolah yang nekat melakukan pungutan. Di jenjang SMA, unit cost BOP meningkat Rp 325 ribu, dari yang semula Rp 75 ribu, menjadi Rp 400 ribu per siswa per bulan. Akan tetapi, jumlah tersebut bukan tanpa pro dan kontra. Sebab, jumlah itu belum mampu menutup seluruh biaya operasional sekolah. Khususnya sekolah di jenjang SMA dengan status RSBI.

Saat peluncuran program ini 1 Agustus lalu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan dana untuk pendidikan gratis sebesar Rp 675 miliar. Dana tersebut akan diberikan mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA untuk membiayai anggaran biaya investasi dan operasional sekolah.

Anggaran tersebut akan diberikan pada sekolah negeri sebesar Rp 304 miliar dan sekolah yang dikelola swasta sebesar Rp 352 miliar. Sisanya, digunakan untuk tunjangan tambahan bagi guru honor yaitu sebanyak Rp 18 miliar. Akan tetapi, sejumlah sekolah mengeluhkan waktu pencairan yang dijanjikan pada September mendatang, sementara kegiatan belajar mengajar telah dimulai sejak Juli 2012.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger