Luxembourg, KompasOtomotif - Krisis hutang di Eropa yang makin parah, menurut Eurostat (lembaga resmi Uni Eropa) menyebabkan tambahan PHK baru mencapai 123.000 orang. Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi, naik 11,2 persen yang tersebar di 17 negara Eropa. Diprediksi, khusus dari sektor otomotif ancaman PHK lebih besar lagi, yaitu setengah juta orang.
Cara yang dilakukan PSA Peugeot Citroen dan Fiat menyelamatkan diri atau mengurangi pengeluaran adalah dengan mengurangi pekerja.
Bulan ini PSA memastikan segera menutup pabrik perakitannya di Aulnay-sous-Bois, di utara Paris, Perancis yang 8.000 orang kehilangan pekerjaan dan pemasukan. Fiat juga ancang-ancang untuk menutup sementara pabrik lain di Italia.
Saat ini, Fiat menghentikan untuk sementara produksinya di salah satu pabriknya di Italia. Menurut konsultan AlixPartners, Fiat hanya memanfaatkan 53 persen dari kapasitas produksinya. "Jika kondisi Eropa masih sama dalam 24-36 bulan mendatang, akan ada penutupan pabrik lagi di Italia," beber Bos Fiat Sergio Marchionne.
Bahkan merek asing seperti General Motors, Ford juga tengah berusaha keras di Eropa. GM mengaku rugi 400 juta dollar AS di Eropa pada kuartal kedua tahun ini, meneruskan tren yang terjadi tiga bulan sebelumnya (kuartal pertama 2012) yakni 256 juta dollar AS. Pengurangan produksi di Eropa menjadi wajib, jika ingin bertahan.
Ford mengaku kehilangan 600 juta dollar AS tahun ini jika kondisi krisis dan produksi sekarang dipertahankan. Diperkirakan Ford akan menutup satu pabrik di Eropa. Sejumlah pengamat mengatakan, pabrik Ford di Southampton, Inggris dan Genk (Belgia) clon terkuat untuk ditutup sementara waktu.
0 komentar:
Posting Komentar