Home » » Alasan Pemerintah Ngotot Terapkan PMU

Alasan Pemerintah Ngotot Terapkan PMU

Written By Dino Cerata on Kamis, 16 Agustus 2012 | 03.07

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Alasan Pemerintah Ngotot Terapkan PMU
Aug 16th 2012, 10:07

Alasan Pemerintah Ngotot Terapkan PMU

Penulis : Indra Akuntono | Kamis, 16 Agustus 2012 | 16:06 WIB

Dibaca:

KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menguraikan alasan pemerintah bersikukuh untuk segera menggulirkan program Pendidikan Menengah Universal (PMU). Menurut Nuh, PMU perlu diluncurkan segera sebagai suksesor lahirnya program wajib belajar 12 tahun.

Nuh menjelaskan, mulai tahun 2010-2035 Indonesia dianugerahi bonus demografi. Dalam rentang waktu itu, di Indonesia, terjadi puncak pertumbuhan populasi usia produktif.

"Kenapa ngotot? Karena ini soal momentum yang datangnya hanya sekali. Jika tak dikelola dengan baik, bonus demografi itu akan berubah menjadi bencana demografi," kata Nuh, kepada Kompas.com, Kamis (16/8/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Selanjutnya, PMU juga ditempatkan sebagai program lanjutan setelah pemerintah memberi klaim sukses pada pelaksanaan program wajib belajar 9 tahun. Dengan PMU, pemerintah optimistis target 97 persen Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan menengah akan tercapai dalam waktu yang lebih cepat.

"Kalau tidak dengan PMU, maka APK 97 persen itu baru kesampaian pada 2040. Tetapi dengan PMU kita bisa gapai di 2020," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Nuh, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan investasi besar-besaran melalui program PMU. Caranya, semua pihak harus bergerak masif agar PMU menorehkan hasil yang signifikan.

"Berat memang, tetapi itu kan investasi. Kita mulai 2013 mendatang melalui rehabilitasi sekolah, pembangunan sekolah dan ruang kelas baru," tandasnya.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger