Home » » 9 Dekan Nyatakan Mosi Tak Percaya terhadap Rektor UI

9 Dekan Nyatakan Mosi Tak Percaya terhadap Rektor UI

Written By Dino Cerata on Rabu, 01 Agustus 2012 | 23.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
9 Dekan Nyatakan Mosi Tak Percaya terhadap Rektor UI
Aug 2nd 2012, 06:02

9 Dekan Nyatakan Mosi Tak Percaya terhadap Rektor UI

Penulis : Caroline Damanik | Kamis, 2 Agustus 2012 | 12:16 WIB

Dibaca:

KONTAN/ACHMAD FAUZIE Ilustrasi: Kampus Universitas Indonesia, Depok.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sembilan dekan fakultas di Universitas Indonesia (UI) menandatangani mosi tidak percaya terhadap Rektor UI Gumilar Soemantri, Jumat (31/8/2012), menyusul pemberhentian sejumlah dekan yang dinilai dilakukan secara sepihak. Mosi dikirimkan ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dengan permintaan untuk mengganti Gumilar per 1 Agustus dan menggantinya dengan Wakil Rektor Bidang I.

Kesembilan dekan yang menandatangani mosi tidak percaya itu adalah Dekan Fakultas Kedokteran Ratna Sitompul, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Bambang Irawan, Dekan Fakultas MIPA Adi Basukriadi, Dekan Fakultas Teknik Bambang Sugiarto, Dekan Fakultas Psikologi Wilman Dahlan Mansoer, Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Bambang Wibawarta, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bambang Shergi Laksmono, Dekan Fakutas Kesehatan Masyarakat Bambang Wispriyono, dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer T. Basaruddin.

Dari kesembilan dekan yang menandatanganinya, tujuh di antaranya adalah dekan yang diberhentikan oleh Gumilar. Kompas.com masih mengusahakan keterangan dari para dekan yang menandatangani mosi ini.

Dalam surat pengantar terhadap Mendikbud, seperti yang diperoleh Kompas.com dari penggiat UI Bersih, Effendy Gazali, para dekan mencantumkan lima keberatan. Gumilar dinilai sudah mengganggu proses belajar mengajar di kampus, terutama dalam penetapan kelulusan dan penandatanganan ijazah. Gaya kepemimpinannya yang otoriter dinilai juga telah meresahkan dan tidak cocok diterapkan di kampurs.

Gumilar juga dinilai tidak dapat menciptakan hubungan kerja yang kondusif dengan para dekan, tidak dapat menjaga keutuhan dan kebersamaan seluruh warga UI dan telah gagal megelola UI dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Hal ini diperparah dengan keputusan pemberhentian tujuh dekan UI dan satu kepala program pascasarjana kemarin.

Effendy juga mengatakan, Gumilar dinilai salah mengartikan keputusan Majelis Wali Amanat (MWA) tentang pergantian para dekan.

"Menurut para dekan ini, Rektor UI salah mengartikan keputusan MWA. Itu fatal. MWA tidak bermaksud mengganti semua dekan, tetapi dia menerjemahkannya demikian," tuturnya ketika dihubungi Kompas.com.

Sementara itu, sehari setelah mosi tidak percaya dari sembilan dekan, Rabu (1/8/2012), Pejabat Dekan Fakultas Ekonomi Jossy P Moeis mengeluarkan pernyataan sikap dengan keberatan yang sama. FE menolak pemberhentian para dekan tersebut dan meminta Rektor menarik kembali surat pemberhentian tersebut.

Editor :

Caroline Damanik

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger