
Kompas/Ferganata Indra Riatmoko
Ilustrasi: Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7/2012) kemarin. Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan.
TERKAIT:
JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga hari ketiga uji kompetensi guru (UKG) online pada Rabu (1/8/2012) pagi ini, para guru yang ikut ujian di SMAN 3 Kota Semarang, Jawa Tengah, tidak berhasil mengakses materi soal dari server pusat.

Semua prosedur sudah kami ikuti sesuai petunjuk. Tetapi tetap tidak bisa berhasil koneksi ke server pusat. - Suratman

Para guru yang setia hadir sesuai jadwal, hanya bisa pasrah dengan kegagalan koneksi internet yang menyebabkan mereka tidak jadi ujian.
"Semua prosedur sudah kami ikuti sesuai petunjuk. Tetapi tetap tidak bisa berhasil koneksi ke server pusat," kata Suratman, penanggung jawab TI untuk UKG online di SMAN 3 Semarang.
Suratman merasa heran, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menimpakan kegagalan UKG online kepada petugas dan guru. Pernyataan tersebut melukai perasaan petugas, yang sudah beberapa hari ini bekerja tanpa henti untuk mengecek jaringan.
"Ketika persiapan, semua oke. Tetapi pas hari pelaksanaan ujian, koneksi ke server pusat untuk bisa login tidak bisa. Bagaimana guru bisa ujian? Sejak Senin sampai Rabu pagi ini, tidak sekalipun berhasil terkoneksi," ujar Suratman.
Para guru pun tidak mungkin keliru mengisi data. Sebab, data yang harus dimasukkan guru adalah no peserta ujian dan nomor unik pendidik tenaga kependidikan (NUPTK).
"Guru-guru didampingi pegawai tata usaha yang paham komputer. Bagaimana mungkin guru salah memasukkan data? Kami benar-benar bingung di mana masalahnya. Sampai sekarang tidak ada solusi yang jelas," tambah Suratman.
0 komentar:
Posting Komentar