Home » » Sosialisasi Mangrove kepada Anak SD

Sosialisasi Mangrove kepada Anak SD

Written By Dino Cerata on Senin, 16 Juli 2012 | 23.09

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Sosialisasi Mangrove kepada Anak SD
Jul 17th 2012, 06:09

Sosialisasi Mangrove kepada Anak SD

Penulis : Sonya Helen Sinombor | Selasa, 17 Juli 2012 | 11:29 WIB

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Penanaman Mangrove - Kawasan hutan mangrovre di sekitar Bandara Ahmad Yani, Kota Semarang, Jawa Tengah yang rusak karena tambak mulai ditanami kembali dengan bibit mangrove baru, Jumat (15/6/2012). Upaya tersebut untuk melindungi kawasan sekitar bandara dari ancaman abrasi.

SEMARANG, KOMPAS.com - Ada banyak cara menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya mempertahankan keutuhan dan kelestarian hutan mangrove. Dalam rangka kepedulian terhadap pelestarian mangrove, PT Marimas bersinergi dengan KeSEMaT (Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur) dan Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah, menggelar kegiatan sosialisasi mangrove dan berbagai perlombaan.

Kegiatan pengajaran dan sosialisasi tentang mangrove yang berlangsung tanggal 16 Juli 2012 hingga tanggal 4 Agustus 2012 dilakukan dengan cara memberikan penjelasan, pengetahuan , dan informasi mengenai ekosistem mangrove kepada pelajar SD di sekitar pesisir Kota Semarang.

Selain pengajaran dan sosialisasi mangrove, juga digelar lomba menggambar ekosistem mangrove di 30 SD di Kota Semarang. Sekolah yang terlibat adalah antara lain SD Purwoyoso 04, SD Mangkang Kulon 01, SD Gebangsari 01 - 02, SDN Genuksari 02, SD Ngaliyan 01, SD Grisikdrono 02 - 04, SD Bringin 02, SDN Muktiharjo Lor, SD Kuningan 02, SD Purwosari s. AB, SD Kuningan 01, SDN Mlatiharjo 01, SD Istam Taqwiyatul Wathon, SD Mangkang kulon 02, SDN. Sarirejo Kartini, SD Ngaliyan 02, SD Kalibanteng Kidul 01, SDN Manyaran 01, SD Kalibanteng Kidul 03, SD Bugangan 03, SD Krapyak, SD Jomlang 01, SDN Padangsari 01, SD Randugarut, SD Tritunggal, SDN Purwoyoso 03 Semarang, SDN Tinjomoyo 01, SD Srondol Wetan 02, dan SD Wonotingal 1 dan 2.

"Acara dikemas dengan bentuk fun games dan pengajaran yang serius tapi santai sehingga materi tentang mangrove dapat diterima oleh siswa SD. Sedangkan untuk kegiatan lomba menggambar mangrove akan dipilih pemenang dimasing-masing sekolah," ungkap Public Relations Marimas Leni Yuliana, dalam keterangan pers, Selasa (17/7/2012).

Leni berharap dari acara tersebut generasi muda sejak dini mengetahui tentang mangrove dan fungsi pohon mangrove serta nantinya mereka bisa menjadi "Duta Mangrove" khususnya di tempat tinggal mereka.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger