Saya kira paduan suara dari kampus kami bukan terlantar...
Berita Terkait
Jayapura (ANTARA News) - Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Drs Festus Simbiak, M.Pd membantah jika paduan suara (PS) asal kampus tersebut terlantar di salah satu negara bagian di Amerika Serikat (AS).
"Saya kira paduan suara dari kampus kami bukan terlantar, karena PS Uncen yang tengah berada di Cincinnati, Ohio saat itu langsung didampingi oleh staf dari KBRI yang ada di Amerika Serikat," kata Simbiak menjawab pertanyaan ANTARA Jayapura, Jumat.
Ia mengatakan, sejak dikabarkan bahwa PS Uncen terlantar, pihaknya langsung mencoba hubungi kedutaan Indonesia yang berada di Washinton DC, Amerika Serikat, agar mengecek dan membantu keberadaan mahasiswanya yang direncanakan akan mengikuti kejuaraan paduan suara tingkat dunia, World Choir Games di Cincinnati, Ohio.
"Pada Selasa (17/7) malam lalu, saya langsung hubungi salah satu atase pendidikan di Washinton DC yakni Bapak Haryono Winarso untuk membantu PS uncen," kata Simbiak.
Simbiak juga mengatakan bahwa kata "terlantar" yang disematkan kepada PS Uncen di Amerika Serikat kuranglah tepat, karena mereka menginap di salah satu hotel setempat dan dalam pendampingan KBRI yang berada di Washinton DC.
Ketika disinggung terkait masalah biaya transportasi PS Uncen dari Indonesia ke Amerika Serikat hingga ke daerah tempat dilaksanakan kejuaran paduan suara dunia tersebut, Simbiak mengaku tidak tahu persis.
"Kalau soal itu saya kurang tahu persis, tetapi soal biaya sudah pasti dihitung secara baik oleh pihak yang terkait soal pemberangkatan, akomodasi hingga pulang ke Indonesia. Dan jumlah rombonganya juga saya tidak tahu persis," jawabnya.
Seperti diberitakan di sejumlah media nasional, PS Uncen berada di Amerika Serikat untuk mengikuti kejuaran paduan suara dunia pada 6-7 Juli.
Namun mereka mengalami sejumlah masalah dengan tiket dan keterlambatan keberangkatan dari Jakarta ke Amerika Serikat sehingga faktot tersebut menyebabkan PS Uncen tidak bisa tampil tepat waktu dalam kejuaraan paduan suara dunia tersebut.
(Ant)
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com
Komentar Pembaca
Kirim Komentar
0 komentar:
Posting Komentar