Home » » PGRI: Mendikbud Cari Kambing Hitam

PGRI: Mendikbud Cari Kambing Hitam

Written By Dino Cerata on Selasa, 31 Juli 2012 | 23.02

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
PGRI: Mendikbud Cari Kambing Hitam
Aug 1st 2012, 06:02

Uji Kompetensi Guru

PGRI: Mendikbud Cari Kambing Hitam

Penulis : Ester Lince Napitupulu | Rabu, 1 Agustus 2012 | 11:12 WIB

Dibaca:

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Sejumlah guru menunggu kesempatan mengerjakan soal Uji Kompetensi Guru yang harus digarap secara daring (online) di laboratorium komputer SMK Negeri 2 Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (30/7/2012) kemarin. Hingga waktu pengerjaan usai, koneksi jaringan komputer ke server penyedia soal UKG belum dapat dilakukan.

JAKARTA, KOMPAS.com- Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menyesalkan sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang enggan menunda dulu pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) online yang masih bermasalah hingga hari ketiga, Rabu (1/8/2012). Apalagi, pemerintah justru melemparkan kesalahan kegagalan UKG online pada guru dan operator di lokasi ujian.

"Sangat disayangkan, Mendikbud justru mencari kambing hitam kegagalan UKG online dari pihak guru dan operator. Apa tidak malu Mendikbud mengatakan hal itu? Nyata-nyata saya pantau ke lapangan dan berbicara langsung dengan guru dan operator, tidak benar tudingan Mendikbud," kata Sulistyo yang memantau UKG online di wilayah Jawa Tengah.

Para guru peserta UKG online, kata Sulistyo, hanya diminta memasukkan data nomor peserta ujian dan nomor unik pendidik tenaga kependidikan (NUPTK). Data itu sudah tersedia, hanya tinggal dipindahkan ke komputer.

"Masa mengisi data begitu saja, guru bisa salah? Tidak masuk akal alasannya. Apalagi para guru didampingi petugas untuk memastikan data yang ditulis ke komputer benar. Nyatanya, guru gagal log in, nggak bisa ujian," kata Sulistyo.

Sulistyo menghimbau supaya Kemendikbud berbesar hati untuk secara terbuka menjelaskan penyebab kegagalan UKG online di sejumlah daerah. "Kami minta hentikan dulu sementara sampai sistemnya siap. Ini sudah tiga hari masih tetap bermasalah," kata Sulistyo.

Menurut Sulistyo, PGRI mendukung UKG online untuk pemetaan kompetensi guru yang dipakai sebagai data awal pembinaan guru secara berkelanjutan. Tetapi, pelaksanaan UKG online mesti baik dan siap sehingga tidakmerugikan guru dan siswa.

"Para guru sudah memenuhi kewajiban hadir di lokasi ujian dan menyiapkan diri. Mereka meninggalkan tugas mengajar. Bahkan, ada guru yang lokasinya jauh. Tapi sampai hari ketiga, komputer tetap tidak bisa terkoneksi. Apa pemerintah tidak merasa punya tanggung jawab untuk memberi pelayanan yang baik pada guru," kata Sulistyo.

Editor :

Marcus Suprihadi

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger