China, KompasOtomotif - Pemerintah China berharap penjualan mobil listrik penumpang bisa mencapai 500.000 unit pada 2015. Untuk membuktikan bukan sekadar omongan, pemerintah akan menawarkan insentif nasional dan lokal, khusus buat kendaraan plug-in hybrid dan hybrid. Tujuannya, tak lain memperluas pasar, apalagi negeri tirai bambu menjadi pasar terbesar di dunia.
Tapi, laporan dari hasil penelitian oleh Pike Reasearch menyebutkan bahwa pasar mobil listrik penumpang di negeri itu akan tumbuh 60 persen setiap tahun dalam 5 tahun berikut, dan terjual 152.000 unit pertahun mulai 2017.
"Pemerintah China menaksir terlalu tinggi akan permintaan konsumen terhadap mobil listrik dan telah melakukan penyesuaian kebijakan insentif," sebut Direktur Pike Reasearch Gartner John. Banyak golongan menengah dan atas, lanjut Gartner, lebih memilih mobil impor dengan merek dari Amerika atau Jerman. Pilihan mereka, umumnya sedan berbodi bongsor agar bisa duduk nyaman.
Namun, dari hasil analisi dilaporkan bahwa mobil listrik di China merupakan pasar yang menentang, baik untuk kategori penumpang maupun ukuran besar. Meski China sendiri lagi fokus pada plug-in hybrid dan hybrid.
0 komentar:
Posting Komentar