Home » » Moyang Manusia Sudah Mengenal Obat-obatan

Moyang Manusia Sudah Mengenal Obat-obatan

Written By Dino Cerata on Minggu, 22 Juli 2012 | 02.50

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Moyang Manusia Sudah Mengenal Obat-obatan
Jul 22nd 2012, 09:49

Moyang Manusia Sudah Mengenal Obat-obatan

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Minggu, 22 Juli 2012 | 15:53 WIB

Daily Mail Homo neanderthalensis

BARCELONA, KOMPAS.com - Moyang manusia yang sering disebut manusia gua, yakni Neanderthals (Homo neanderthalensis) terbukti telah mengkonsumsi daun-daunan dengan memanggangnya dan mungkin memanfaatkannya sebagai obat-obatan.

Hal tersebut terungkap dari hasil penelitian Karen Hardy, antropolog dari Autonomous University of Barcelona di Spanyol yang dipublikasikan di jurnal Naturwissenschaften (The Science of Nature).

Hardy meneliti lima fosil Neanderthals yang ditemukan di Gua El Sidron di wilayah utara Spanyol. Ia melakukan observasi pada plak gigi fosil yang sudah berusia 50.000 tahun itu untuk mengungkap diet makanan Neanderthals.

Pada plak gigi, ditemukan jejak nutrisi yang dimakan Neanderthals, di antaranya berupa kacang, rerumputan, sayur-sayuran, jejak kimia asap kayu serta amilum sebagai bukti bahwa moyang manusia itu sudah mengkonsumsi karbohidrat.

Analisis pada salah satu spesimen mengungkap adanya jejak yarrow dan chamomile. Herba itu tak memiliki nilai nutrisi dan memiliki rasa pahit. Ilmuwan berpendapat bahwa dua herba itu dikonsumsi bukan sebagai makanan tetapi obat-obatan.

Michael Chazan dari University of Toronto seperti mengatakan bahwa makanan yang terasa pahit bisa saja masuk sebagai produk samping memasak. Sementara, Richard Wrangham dari Harvard University mengatakan, bisa saja yarrow dan chamomile dipakai sebagai bumbu.

Namun, Hardy tidak setuju dengan hal tersebut. Belum ada bukti bahwa Neanderthals mempunyai panci untuk memasak. Selain itu, analisis secara genetik juga mengungkap bahwa Neanderthals bisa merasakan pahit.

Hardy yakin bahwa Neanderthals menggunakan dedaunan yang terasa pahit sebagai bahan obat, seperti halnya para herbalis modern yang memakainya sebagai obat antiseptik dan anti bengkak.

"Semua primata tingkat tinggi menggunakan tanaman obat, jadi mungkin Neanderthals melakukannya juga," kata Hardy seperti dikutip Nature, Rabu (18/7/2012).

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger