Beijing, KompasOtomotif - Akhir tahun lalu, Thailand dilanda banjir bandang sampai melumpuhkan Bangkok. Kini, gilirian Beijing, China. Meski dampak yang ditimbulkan tidak sebesar di Thailand, namun hujan lebat semalaman, akhir pekan lalu telah memandekkan ibukota negara terpadat penduduk di dunia tersebut. Kali dan sungai meluap, sehingga memaksa kendaraan 'berenang'.
Badan metereologi dan geofisika China menyebutkan curah hujannya merupakan yang terlebat sepanjang enam dekade terakhir dan menelan 38 korban jiwa, ratusan luka-luka, lusinan mobil dan bus rusak serta tenggelam. Bahkan 500 jadwal penerbangan dari Bandara Beijing Capital International ditunda, mengakibatkan 80.000 penumpang terlantar.
Rata-rata curah hujan yang turun di Beijing adalah 17 cm per jam, tapi di sejumlah wilayah lain lebih parah seperti distrik Fangshan yang mencapai 46 cm per jam. Sementara di bagian timur Beijing curah hujan rata-rata 100 mm per jam, menurut National Meteorological Center (NMC). Kondisi ini sebenarnya tidak telalu asing buat warga Jakarta, yang selalu mengalami tradisi banjir setiap tahunnya. Untuk lebih dekat dengan kejadian, simak video berikut ini!
0 komentar:
Posting Komentar