Home » » Mahasiswa UI Tuntut Pembatalan Kenaikan Biaya Kuliah

Mahasiswa UI Tuntut Pembatalan Kenaikan Biaya Kuliah

Written By Dino Cerata on Rabu, 04 Juli 2012 | 01.13

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Mahasiswa UI Tuntut Pembatalan Kenaikan Biaya Kuliah
Jul 4th 2012, 08:13

Aksi Demo

Mahasiswa UI Tuntut Pembatalan Kenaikan Biaya Kuliah

Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Rabu, 4 Juli 2012 | 11:20 WIB

Alfiyyatur Rohmah Mahasiswa Universitas Indonesia melakukan aksi menolak kenaikan biaya kuliah, Rabu (4/7/2012), di Kampus UI, Depok, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia melakukan aksi demo di depan Gedung Rektorat Universitas Indonesia (UI), Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (4/7/2012). Mereka menyatakan penolakan atas kenaikan Dana Pengembangan (DP) Profesi FKG UI dari Rp 10 juta  menjadi Rp 15 juta rupiah.

"Tuntutan kami ada dua. Pertama, kami menolak dana kegiatan profesi di FKG . Dan kedua, menuntut transparansi SUC (Student Unit Cost), yaitu daftar kenaikan biaya kuliah yang menjadi alasan DP itu mahal," kata Faldo Maldini, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI.

Faldo menambahkan, mahasiswa sudah membicarakan masalah ini kepada dekanat, tetapi tidak mendapatkan tanggapan yang jelas. Oleh karena itu, BEM UI menuntut kepada rektorat untuk turut andil menuntaskan masalah biaya perkuliahan di FKG.

"Ada keanehan. Dekanat menjelaskan, ini kebijakan rektorat. Rektorat bilang ini adalah masukan dari dekanat," tambah Faldo.

Kenaikan biaya ipni juga dinilai tanpa sosialisasi. Selain dana pengembangan profesi, mahasiswa FKG UI juga harus membayar Biaya Operasional Pendidikan (BOP) sebesar Rp 7,5 juta per semester.

Faldo melanjutkan, kenaikan biaya DP dan dana BOP merupakan angka yang besar dan di luar kemampuan bagi banyak kalangan. Padahal, di FKG dan beberapa fakultas lain di UI, program S1- Profesi merupakan program yang harus diambil jika mahasiswa ingin menjadi profesional di bidangnya.

Tuntutan mahasiswa, kata Faldo, agar pihak rektorat membatalkan rencana kenaikan biaya tersebut karena  membebani mahasiswa yang ingin melanjutkan studi untuk menjadi profesional.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger