Home » » Keberadaan "Galaksi Hantu" Terkuak

Keberadaan "Galaksi Hantu" Terkuak

Written By Dino Cerata on Senin, 23 Juli 2012 | 11.30

KOMPAS.com - Sains
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Keberadaan "Galaksi Hantu" Terkuak
Jul 23rd 2012, 18:30

Keberadaan "Galaksi Hantu" Terkuak

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Senin, 23 Juli 2012 | 21:38 WIB

Dibaca:

NASA Leo IV, salah satu galaksi hantu yang berhasil dideteksi keberadaannya oleh teleskop Hubble.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Teleskop Hubble milik Badan Antariksa Amerika Serikat NASA berhasil menguak keberadaan "Galaksi Hantu".

Galaksi hantu adalah galaksi yang sebenarnya juga ada di sekitar Bimasakti, namun sulit ditdeteksi. Galaksi ini tampak sangat redup, miskin bintang dan hampir tak mengalami perubahan selama 13 miliar tahun sejak sesaat setelah semesta tercipta lewat Big Bang.

Galaksi hantu yang berhasil dikuak keberadaannya oleh Hubble antara lain galaksi Hercules, Leo IV, dan Ursa Major.

Berdasarkan analisis para ilmuwan, galaksi-galaksi tersebut telah menjalani proses pembentukan bintang lebih dari 13 miliar tahun yang lalu. Namun, proses itu terhenti pada masa satu miliar pertama setelah Big Bang.

"Semua galaksi ini purba, mereka punya umur yang sama. Jadi anda tahu ada sesuatu seperti pemenggal kepala dan menghentikan proses pembentukan bintang pada saat yang sama," kata Tom Brown, peneliti Space Telescope Science Institute di Baltimore, seperti dikutip Wired, Rabu (11/7/2012) lalu.

Menurut Brown, proses yang kemungkinan besar menghentikan pembentukan bintang di tiga galaksi itu adalah reionisasi. Dalam proses ini, radiasi dari bintang-bintang pertama di galaksi itu mengenai elektron hidrogen purba sehingga memicu inonisasi.

Penelitian Brown berguna untuk menguraikan masalah 'missing link satellite". Astronom selama ini baru berhasil menemukan beberapa galaksi kerdil padahal berdasarkan simulasi komputer seharusnya ada ribuan galaksi di area tersebut.

Menurut para astronom, mungkin ada ada lebih banyak galaksi kerdil namun tak terdeteksi. Galaksi mungkin juga tak cuma kerdil, tetapi juga tak punya bintang.

Temuan teleskop Hubble akan menjelaskan mengapa banyak galaksi tak terdeteksi. Hasil riset Brwon dipublikasikan di jurnal Astronomy Letters pada 1 Juli 2012 lalu.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger