Home » » Kasus Perjokian Juga Terjadi di Universitas Brawijaya

Kasus Perjokian Juga Terjadi di Universitas Brawijaya

Written By Dino Cerata on Jumat, 20 Juli 2012 | 22.58

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Kasus Perjokian Juga Terjadi di Universitas Brawijaya
Jul 21st 2012, 05:58

MALANG, KOMPAS.com - Lagi-lagi kasus perjokian ditemukan dalam ujian mandiri yang digelar perguruan tinggi. Setelah sebelumnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Airlangga Surabaya, kini ditemukan pula joki yang "beroperasi" pada ujian mandiri Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur.

Sebanyak tiga orang yang diduga joki pada pelaksanaan Tes Mandiri  Seleksi Program Minat dan Kemampuan (SPMK) Universitas Brawijaya (UB) diamankan polisi. Ujian mandiri sendiri digelar pada Kamis (19/7/2012) lalu. Hal itu diungkapkan Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kerja Sama UB, Ristika, Jumat (20/7/2012).

Menurut Ristika, dalam pelaksanaan ujian tahun-tahun sebelumnya, selalu aman dan tidak ditemukan kasus perjokian.  

"Joki-joki itu sudah dikuntit oleh petugas  sejak di Sleman, Semarang. Ada kelompoknya. Namun, yang saya dengar, tiga orang telah tertangkap di UB," ujar Ristika.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, ketiga orang tersebut ditangkap pada saat pelaksanaan ujian. Akan tetapi, Polres Malang Kota menyampaikan informasi yang berbeda, tidak ada joki yang tertangkap karena telah berada di luar kota. Namun, aparat kepolisian berhasil menemukan ada empat calon mahasiswa yang diketahui menggunakan jasa joki tersebut. Pihak kampus pun telah mendiskualifikasi keempat calon mahasiswa itu.

Ristika mengungkapkan, praktik perjokian di UB mirip dengan modus yang terjadi di UGM beberapa waktu lalu. Calon mahasiswa sengaja mengenakan baju longgar dan dilengkapi dengan ponsel yang terhubung ke receiver. Receiver ini diletakkan di lengan dan melalui perangkat ini calon mahasiswa menerima kunci jawaban dari joki.

"Nah, untuk lebih jelasnya, langsung ke petugas kepolisian saja. Masalah itu sudah urusannya kepolisian," kata Ristika.

Sementara itu, Pembantu Rektor I UB Bambang Suharto membenarkan informasi adanya joki dalam ujian mandiri di universitasnya. "Saat pelaksanaan ujian, saya sedang di Jakarta. Tapi yang saya dengar, memang ada joki yang ditangkap," ujar Bambang.

Sebelumnya, beredar pesan broadcast melalui perangkat BlackBerry di kalangan mahasiswa UB mengenai tawaran joki masuk perguruan tinggi negeri. 

Sumber :

Surya

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger