Home » » Hobi "Bongkar-Pasang", Nara Ciptakan Helm Berpendingin

Hobi "Bongkar-Pasang", Nara Ciptakan Helm Berpendingin

Written By Dino Cerata on Kamis, 19 Juli 2012 | 08.57

KOMPAS.com - Edukasi
News and Service // via fulltextrssfeed.com
Hobi "Bongkar-Pasang", Nara Ciptakan Helm Berpendingin
Jul 19th 2012, 15:57

KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Nara dan keluarga.

SURABAYA, KOMPAS.com - Linus Nara Pradhana. Remaja berusia 13 tahun, siswa kelas II SMP Petra, Surabaya, ini, telah mengharumkan Indonesia pada ajang kompetisi inventor muda dunia, Internasional Exhibition for Young Inventors, yang berlangsung di Thailand, pada akhir Juni lalu. Ia meraih emas dan Special Award, atas karya yang diciptakannya, helm berpendingin. (Baca: Helm Berpendingin Karya Siswa SMP Segera Dipasarkan)

Ternyata, karya inovatif yang dalam waktu dekat akan dipasarkan sebuah perusahaan helm ini, bukan satu-satunya benda yang berhasil diciptakan Nara. Menurut sang ayah, Gunawan Siswoyo, putranya memang hobi "bongkar-pasang". Hobi inilah yang mendorongnya menciptakan berbagai karya, diantaranya, sumber energi dari biji buah Ketapang yang ramah lingkungan, dan jaring laba-laba kertas.

Gunawan mengatakan, kemampuan Nara sudah terdeteksi sejak remaja kelahiran Sidoarjo, 7 April 1999, itu, duduk di bangku SD.

"Nara memang terkenal usil dan tangannya tidak bisa diam jika membongkar pasang sesuatu. Dia akan terus bereksperimen membuat produk baru sampai rasa penasarannya hilang," kata Gunawan, Kamis (19/7/2012).

Gunawan menceritakan, kegigihan putranya pun tampak saat bereksperimen membuat helm berpendingin. Ketika menciptakan benda itu, meski sempat vakum, Nara terus berusaha karena belum menemukan bahan yang baik sebagai media pendingin.

Inspirasi kemudian timbul setelah melihat iklan popok bayi di televisi yang memanfaatkan bahan yang penyerap sodium polyacrylate. Berkat fasilitasi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Nara pun bisa membawa karyanya itu ke kancah internasional.

Meski sudah mengawali sukses di usia yang terbilang muda, Nara tetap rendah hati dan berbagi dengan masyarakat yang tidak mampu. Sebagian dari hasil penjualan produk karyanya akan disumbangkan.

"Saya sumbangkan beberapa bagian dari hasil penjualan untuk panti asuhan," kata bocah yang bercita-cita menjadi pilot ini.

Berkat prestasinya pula, Nara mendapatkan banyak tawaran beasiswa, baik dari dalam mau pun luar negeri. Akan tetapi, menurut Gunawan, keluarga belum menyambut tawaran-tawaran tersebut.

"Biarkan Nara berkreasi dan menyelesaikan studinya saat ini," ujar Gunawan.

Semoga sukses, Nara!

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger