Jakarta, KompasOtomotif - Ekspor mobil utuh (CBU) dari Indonesia pada semester pertama naik 80,3 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yaitu 90.160 unit, dari sebelumnya 50.002 unit. .
Ekspor CKD (terurai) ) juga nai 31,5 persen dari 39.150 unit menjadi 51.485 unit. Sedangkan komponen hanya naik 3,3 persen, yaitu 26,18 juta unit dari 25,32 juta unit. Saat ini ekspor mobil dari Indonesia dilakukan oleh Daihatsu, Toyota dan Suzuki.
Sementara itu, ekspor PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) pada paruh pertama tahun ini naik 93,32 persen, yaitu 29.651 unit dan 15.338 unit pada semester I 2011 yang terdiri dari Innova dan Fortuner.
"Permintaan Innova dan Fortuner dari negara-negara di Afrika sangat tinggi. Total ekspor Innova selama semester I-2012 mencapai 9.798 unit, naik 92,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 5.078 unit," beber Chief External Affairs TMMIN Irwan Priyantoko di Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2012). Lonjakan ekspor lebih tinggi dihasilkan oleh Fortuner yakni 19.853 unit, naik 92,61 persen dari sebelumnya 5.087 unit.
Tabel Kinerja Otomotif Indonesia
| Periode | Penjualan | Ekspor | Impor |
| CBU | CKD | Komponen | CBU |
| Juni | 101.743 | 14.097 | 7.900 | 4.715.340 | 12.543 |
| Semester I | 535.263 | 90.160 | 51.548 | 26.188.335 | 54.924 |
Sumber: GAIKINDO
0 komentar:
Posting Komentar