Home » » 30.800 guru Banten ikuti uji kompetensi serentak

30.800 guru Banten ikuti uji kompetensi serentak

Written By Dino Cerata on Sabtu, 28 Juli 2012 | 00.46

ANTARA News - Nasional - Pendidikan
News And Service // via fulltextrssfeed.com
30.800 guru Banten ikuti uji kompetensi serentak
Jul 28th 2012, 06:58

Ilustrasi. Guru SD Luar Biasa (SDLB) Kota Serang mengajar berhitung siswanya. (FOTO ANTARA/Asep Fathulrahman)

Ini bukan masalah lulus atau tidak lulus. Namun paling penting, guru itu harus berupaya meningkatkan kompetensinya,"

Berita Terkait

Serang (ANTARA News) - Sebanyak 30.800 guru di Provinsi Banten akan mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan secara serentak di delapan kabupaten/kota di Banten pada 30 Juli 2012.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Hudaya di Serang, Sabtu mengatakan, pelaksanaan uji kompetensi guru akan dilakukan secara serentak di delapan kabupaten/kota dengan pusat-pusat penyelenggaan di sejumlah sekolah.
"Uji kompetensi guru ini untuk pemetaan kompetensi guru, analisa kedepannya seperti apa. Bahkan menurut saya ini harus dijadikan sebagai upaya untuk penyaringan guru," kata Hudaya.

Sehingga, kata dia, kedepannya kalau memang guru tersebut tidak sesuai dengan kompetensinya, harus dipisahkan untuk diperbaiki, kecuali jika memang guru itu sendiri ada upaya untuk terus meningkatkan kompetensinya.

Dalam uji kompetensi tersebut, kata Hudaya, ada tiga hal yang akan diujikan yakni `konten knowledge` atau penguasaan konsep guru terhadap bahan ajarnya atau terhadap pelajaran yang akan disajikan, kedua adalah pedagogik umum atau kemampuan mengajar secara umum, selanjutnya adalah pedagogik khusus yakni kemampuan guru dalam mengajar sesuai dengan mata pelajarannya.

"Hasil dari uji kompetensi ini seperti pada penyelenggaraan sebelumnya, sekitar tiga bulan ke depan baru bisa diketahui," kata Hudaya.

Menurut Hudaya, pengalaman sebelumnya dari sekitar 11 ribu guru di Banten yang sudah mengikuti uji keompetensi, masih banyak kelemahan atau kekurangan `konten knowledge` nya belum mencapai angka enam, kemudian kemampuan pedagogiknya belum mencapai angka lima padahal itu minimalnya angka enam.

"Ini bukan masalah lulus atau tidak lulus. Namun paling penting, guru itu harus berupaya meningkatkan kompetensinya," kata dia.

Sebab, seiring dengan uji kompetensi ini mereka juga mendapatkan insentif sertifikatnya, maka dengan adanya insentif tersebut harusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensinya. Sebab, kebanyakan yang mengikuti uji kompetensi ini mereka yang sudah mendafatkan sertifikasi dan juga in sentifnya.

"Kami mensinyalir insentif yang diperoleh dari serttifikasi ini tidak dimanfaatkan untuk pengembangan diri," katanya.

Ia menambahkan, hasil dari uji kompetensi guru tersebut tidak dinyatakan lulus atau tidak lulus, namun adanya penilaian dari tiga unsur yang diujikan tersebut. Sedangkan jumlah guru di Provinsi Banten yang sudah mengikuti sertifikasi sekitar 60 ribu orang dari jumlah guru sebanyak 88.317 orang guru.

(M045/E001)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Artikel pendidikan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger